Kamis, 04/06/2026 16:30 WIB
Washington, Jurnas.com - Senator AS Chris Van Hollen menyerukan pembebasan Sama Safi, 20 tahun, warga negara AS yang termasuk di antara empat mahasiswa yang ditangkap oleh tentara Israel di Universitas Birzeit di Tepi Barat yang diduduki.
“Pasukan keamanan Israel datang ke rumahnya pukul 3 pagi dan langsung membawanya pergi tanpa penjelasan. Dia memberi tahu mereka bahwa dia adalah warga negara Amerika. Mereka tidak peduli,” kata Van Hollen dalam sebuah video yang diunggah di X.
“Saya benar-benar muak dan lelah dengan pemerintah Israel, pemerintah Netanyahu, yang mengambil uang pajak warga Amerika dan kemudian memperlakukan warga Amerika dengan buruk.” tulis dia.
Warga negara AS juga telah dibunuh oleh pemukim Israel dan militer "tanpa pertanggungjawaban," kata Van Hollen.
Simpati Warga AS ke Israel Merosot Akibat Genosida Gaza
Dua Pertiga Warga AS Ragukan Efektivitas MoU Iran
Dua Remaja Tewas Ditembak Usai Dituduh Serang Permukiman
Organisasi hak asasi manusia mengecam penangkapan mahasiswa Palestina sebagai bagian dari "kampanye intimidasi" terhadap komunitas Palestina.