Rabu, 10/12/2025 20:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyatakan bahwa munculnya gerakan patungan beli hutan di media sosial (medsos) sebagai sebagai kritik positif.
Politikus PDIP itu menegaskan bahwa gerakan tersebut harus menjadi cermin bagi pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan.
"Setiap peristiwa akan memicu munculnya ide dalam rangka menemukan solusi. Ide-ide tersebut jadi landasan merumuskan kebijakan dan aksi, tetapi juga ada yang hanya sampai di pemikiran saja," kata Alex dalam keterangan resminya, Rabu (10/12).
PLN Harus Beri Kompensasi atas Padamnya Listrik Massal di Sumatra
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
Komisi II DPR Gandeng China untuk Pembangunan dan SDM Daerah
Dia mengatakan gerakan patungan membeli hutan merupakan inisiasi yang baik.
“Ide untuk gotong royong beli hutan berangkat dari niat baik," ucapnya.
Ketua DPD PDIP Sumatra Barat (Sumbar) itu berharap agar gerakan tersebut bisa menjadi pemicu bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi pada setiap kebijakan. Khususnya, terkait kebijakan hutan dan lingkungan hidup.
"Gerakan ini harusnya memicu pemerintah untuk evaluasi dan perbaiki kebijakan melindungi hutan sebagai sumber kehidupan," kata Alex.
Sebelumnya, salah satu organisasi nonpemerintah, Pandawara Group, menyuarakan gerakan ini pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), hingga Sumatra Barat lantaran faktor deforestasi.
Gerakan itu pun disambut banyak pihak. Termasuk, sejumlah penyanyi ternama, seperti Denny Caknan dan Vidi Aldiano.
Keyword : Warta DPR Komisi IV Alex Indra Lukman Legislator PDIP patungan beli hutan bencana Sumatera