Rabu, 02/10/2024 16:41 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota MPR RI dari Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani meminta semua pihak bersabar menunggu proses penentuan Ketua MPR RI periode 2024-2029.
Hal tersebut diutarakan lantaran belakangan ini Muzani disebut sosok kuat menjadi calon Ketua MPR RI.
"Tunggu, semua sedang berproses sehingga semuanya berjalan sesuai dengan mekanisme yang berjalan," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).
Dia menjelaskan, hubungannya dengan fraksi partai politik (parpol) dan kelompok DPD RI di MPR RI berjalan baik, lancar, serta tidak ada hambatan maupun masalah.
Komisi X Tunggu Penjelasan Pemerintah Terkait Pembentukan Universitas RI
Anggota DPR: Pembaruan DTSEN Kunci Bantuan Sosial Tepat Sasaran
DPR Pastikan Perpres Ojol Segera Rampung, Tinggal Finalisasi
"Teman-teman partai politik dan DPD adalah sahabat saya, baik secara personal atau kawan-kawan yang juga sudah lama saya mengenal sehingga saya tidak mengalami persoalan untuk berkawan dan bersahabat dengan mereka untuk membicarakan banyak hal," terang Sekjen DPP Partai Gerindra ini.
Muzani menjelaskan penentuan pimpinan MPR RI akan didahului dengan rapat konsultasi pada pukul 14.00 WIB.
"Dari rapat konsultasi itu, nanti malam akan dilakukan rapat paripurna. Tunggulah nanti rapat konsultasi itu siapa nama yang akan muncul," terangnya.
Oleh sebab itu, dia menekankan tidak mau terburu-buru dan menunggu semua proses yang saat ini sedang berjalan untuk menentukan Ketua MPR RI. Termasuk, mengenai dirinya yang diisukan menjadi kandidatnya.
MPR RI mengagendakan persiapan pemilihan pimpinan pada rapat gabungan pimpinan sementara MPR RI dengan pimpinan fraksi atau kelompok DPD RI pada hari ini.
Berdasarkan surat undangan Sidang Paripurna ke-2 yang diterima wartawan, agenda persiapan pemilihan pimpinan MPR RI dijadwalkan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Pada waktu tersebut, terdapat dua agenda lainnya, yakni batas waktu dan mekanisme pengusulan nama bakal calon pimpinan MPR RI dari masing-masing fraksi atau kelompok DPD, serta rencana pembentukan alat kelengkapan MPR.