Ahokers Kritisi Jokowi, Mendagri Ancam Polisikan

Jum'at, 12/05/2017 16:45 WIB

Jakarta - Simpatisan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi yang tidak memiliki rasa keadilan. Bahkan, rezim Presiden Jokowi disebut lebih parah dari rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu disampaikan simpatisan Ahok yang kerap disebut Ahokers berinisial VKL dalam orasinya di sebuah video yang beredar, pasca vonis Ahok. "Hari ini membela Ahok karena, bahwa ini adalah keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY," tegas VKL dalam video itu.

Menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo lantas angkat suara. Bahkan, Tjahjo mengancam akan melaporkan VKL ke polisi jika tidak memberikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui media nasional.

"Jika dalam satu minggu tidak mengklarifikasi dan meminta maaf di media massa nasional, saya sebagai warga negara, pembantu Presiden dan Mendagri, akan melapor ke polisi," tegas Tjahjo.

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan itu mengaku sudah mengantongi identitas VKL. Dan dalam waktu dekat akan melayangkan surat.

"Dalam waktu satu minggu, dia harus menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya itu," tegasnya.

TERKINI
Bandara Soekarno Hatta Tutup Sementara, InJourney Airports Jalankan SRA Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara 10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal Rekomendasi Makanan Tinggi Protein untuk Diet Tanpa Lemas