Jum'at, 09/02/2024 22:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Beredar sebuah video dengan narasi bahwa gunung Merapi erupsi dan mengubur 5 desa hidup-hidup. Video ini beredar di media sosial awal pekan ini.
"Wedus gembel murka. Gunung merapi meletus, 5 desa terkubur hidup-hidup," demikian narasi dalam video tersebut.
Faktanya, berdasarkan penelusuran Tim Koalisi Cek Fakta, video tersebut tidaklah benar, bahkan narasi dan video tidak saling berhubungan.
Video yang digunakan sebagai visual terhadap narasi yang dibangun, merupakan video Tim Sar Kanjuruhan saat evakuasi erupsi Gunung Semeru Selasa 7 Desember 2022, artinya itu adalah video lama.
Iran Bantah Serang UEA, Sebut AS Dalang Operasi False Flag
Buruh Tak Faham Manfaat MBG, Pengamat: Problem Tim Komunikasi Presiden
Ketum PASBATA: Tuduhan kepada Seskab Teddy Fitnah Personal
Sementara unggahan tersebut tayang pada 5 Februari 2024, dan di dalamnya terdapat narasi yang mengatakan, "api muntahkan awan panas petang ini," padahal faktanya, gunung yang dimaksud itu telah erupsi sejak 5 Januari 2024 lalu.
Jadi, klaim Gunung Merapi erupsi dan mengubur 5 desa hidup-hidup, yang disebarkan dalam unggahan tersebut, tidak benar atau salah, dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Klaim video tersebut dengan narasi thumbnail tidak berkaitan. Video tersebut diprovokasi dengan narasi yang menyesatkan.
Sumber:
CekFakta
https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/yogyakarta/read/2024/01/13/063000578/sepekan-gunung-merapi-keluarkan-empat-kali-awan-panas-guguran-dan-189
https://youtu.be/uG2WqQFgfD0?si=pGiZ7jfWNwtSa0k3