Sepanjang 2023, Surat Utang BEI Tembus Rp117 Triliun

Minggu, 10/12/2023 22:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek indonesia melaporkan jika penerbitan obligasi dan sukuk tumbuh signifikan.

Data yang rilis BEI, nilai penghimpunan dana surat utang telah menembus Rp117,8 triliun sepanjang 2023.

Jumlah ini diterbitkan setidaknya oleh 57 penerbit efek bersifat utang (EBUS) dengan 107 emisi. Angka ini berpotensi mengalami peningkatan, menyusul 11 penerbit yang masih antre dalam pipeline pencatatan.

“Sampai dengan 8 Desember 2023, terdapat 17 emisi dari 11 penerbit EBUS yang sedang dalam pipeline,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Minggu (10/12/2023).

Sektor konsumer mendominasi calon penerbit yaitu sebanyak 6 perusahaan, lalu 3 calon yang berasal dari sektor bahan baku. Sisanya terdapat 1 korporasi masing-masing mewakili sektor properti real-estate, dan energi.

Penerbitan surat utang terakhir dilakukan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023 senilai Rp1,51 triliun.

PT Fitch Ratings Indonesia membeirkan peringkat AA+ (idn) (Double A Plus). Sementara yang bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya