Bos Facebook, Instgram dan Whatsapp Dituntut Puluhan Media Spanyol

Selasa, 05/12/2023 23:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Meta dituntut oleh 83 media Spanyol sebesar 550 juta euro (US$ 600 juta) atau sekitar Rp 9,3 triliun. Alasannya terjadi praktik persaingan yang tidak sehat di pasar periklanan.

Asosiasi media AMI pada Senin (4/12/2023) mengumumkan, kelompok media ini secara bersama-sama mengajukan gugatan ke pengadilan dengan tuduhan bahwa Meta telah melanggar aturan perlindungan data Uni Eropa antara tahun 2018 hingga 2023.

Dilansir dari Reuters, Selasa (5/12/2023), media-media tersebut berpendapat bahwa Meta secara "besar-besaran" dan "sistematis" menggunakan data pribadi pengguna platform Facebook, Instagram, dan Whatsapp, kemudian berikan keuntungan yang tidak adil dalam merancang dan menawarkan iklan yang dipersonalisasi, yang menurut mereka merupakan bentuk persaingan yang tidak sehat.

"Tentu saja, di negara Uni Eropa lainnya, proses hukum yang sama dapat dimulai karena menyangkut dugaan pelanggaran peraturan Eropa," kata Nicolas Gonzalez Cuellar, pengacara yang mewakili kelompok media tersebut.

Gugatan ini mencerminkan upaya terbaru dari media tradisional untuk menantang dominasi perusahaan teknologi di pengadilan guna melindungi kepentingan mereka.

Di berbagai belahan dunia, media telah berjuang di pengadilan dan lembaga legislatif untuk memastikan raksasa teknologi membayar dengan adil atas penggunaan dan distribusi konten mereka.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian