Minggu, 22/10/2023 20:48 WIB
Madrid, Jurnas.com - Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga kembali menjadi korban rasisme ketika melakoni pertandingan tandang melawan Sevilla pada Sabtu (21/10) malam.
Namun, dalam unggahan di media sosial pasca pertandingan, dia memuji klub tuan rumah karena mengusir para pelaku rasisme tersebut dari Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.
"Selamat kepada Sevilla atas tindakan cepat mereka dan menghukum episode menyedihkan lainnya untuk sepak bola Spanyol," tulis Vinicius di Instagram, sebagaimana dikutip dari Goal pada Minggu (22/10).
"Sayangnya, saya diperlihatkan video tindakan rasis lainnya pada pertandingan hari Sabtu, kali ini oleh seorang anak-anak. Saya sangat sedih tidak ada seorang pun yang mendidik mereka," imbuh dia.
Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Camavinga di Real Madrid
Arbeloa Sebut Hanya Madrid yang Bisa Kalahkan Bayern di Allianz Arena
Arbeloa Bela Pemainnya Usai Real Madrid Tumbang dari Bayern
Vinicius mengatakan bahwa dirinya selama ini melakukan investasi pendidikan di Brasil, untuk mendidik anak-anak agar kelak mereka tidak melakukan perbuatan tersebut.
"Orang-orang ini (pelaku) juga harus dihukum secara pidana. Ini akan menjadi langkah awal yang bagus untuk mempersiapkan Piala Dunia 2030. Saya siap membantu. Maaf terdengar berulang-ulang, tapi ini sudah episode ke-19," lanjut dia.
Real Madrid hanya membawa pulang satu poin dalam laga tandang kontra Sevilla. Gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri David Alaba, sebelum dibalas oleh sundulan Dani Carvajal beberapa menit kemudian.
Keyword : Vinicius Junior Rasisme Real Madrid La Liga