Minggu, 09/04/2017 09:59 WIB
Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam serangan rudal AS ke landasan penerbangan udara Suriah dalam menanggapi dugaan penggunaan senjata kimia di Khan Shaykhun, Idleb.
Melalui pesan twitter, Rouhani mengatakan, “Khan Shaykhun adalah insiden yang paling mengejutkan dan bagi orang-orang Iran kejadian menyisahkan banyak korban adalah terbesar dalam sejarah kontemporer senjata kimia. Serangan ini mengingatkan warga Iran, para korban senjata kimia bertahun-tahun lalu di Sardasht," kicau Rouhani, dilansir ISNA
“Serangan agresif AS ke al-Shayrat sungguh kami sayangkan. Serangan unilateral AS, bukannya sebagai kaamananan nasioanl, malah akan memperkuat terorisme di wilayah dan memperburuk ketidakstabilan di dunia,” tambahnya.
Rouhani menyebutkan masyarakat dunia menunjukkan penentangannya kebijakan unilateral yang fatal dan merusak tidak hanya untuk daerah tetapi juga untuk seluruh dunia. Rouhani juga menyebut pembentukan komite pencari fakta internasional yang dipimpin oleh AS mementingkan diri sendiri.
Perang AS vs Iran Bayangi Pertemuan BRICS 2026 di New Delhi
Dishub DKI Ambil Alih Sementara Pengelolaan Parkiran di Blok M
Trump Akui Abaikan Ekonomi Warga AS demi Cegah Nuklir Iran
Keyword : Suriah Kimia Amerika Serikat Rudal Iran