Cak Imin: Tak Boleh Lagi Ada Nyawa TKI Melayang Sia-Sia

Selasa, 28/02/2017 15:10 WIB

Jakarta - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (cak Imin) mengatakan prihatin dengan berbagai peristiwa buruk yang menimpa nasib para TKI. Menurutnya, tidak sedikit TKI justru menjadi korban kecelakaan saat berangkat atau kerja di luar negeri.

Karena itu, pihaknya mengaku terpangggil untuk membentuk organisasi sayap partai yang difokuskan bagi perlindungan para TKI.

"Tidak boleh lagi ada nyawa TKI melayang sia sia hanya karena kapal yang ditumpanginya tidak layak pakai," ujar cak Imin saat mengukuhkan pengurus organisasi sayap partai, Satuan Tugas (Satgas) TKI PKB di kantor DPP PKB, jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).

Cak Imin menyebutkan telah banyak catatan yang menunjukkan para TKI menjadi korban kecelakaan laut. Sejak November 2016 hingga Januari 2017, sebutnya, terdapat 104 TKI meninggal dunia akibat kapal yang ditumpanginya tenggelam di perairan selat Malaka. 

"Persoalan seperti ini harus segera ditaasi agar tidak ada lagi korban jiwa. PKN sebagai partai pendukung pemerintah sengaja membentuk Satuan Tugas TKI PKB (Satgas TKI PKB) untuk mencegah sekaligus melindungi anak bangsa yang memiliki niat suci membantu keluarganya keluar dari kemiskinan," ungkapnya.

 

Menurut cak Imin, keinginan merubah kehidupan menjadi lebih baik mengalahkan rasa para calon TKI. Padahal, berbagai cerita tentang naasib meenyedihkan. TKI diluar negeri sudah sering dibicarakan.

 

"Hall ini pula yang juga menjadi perhatian serius PKB. Malaysia menjadi negara tujuan favoit para TKI ke luar negeri. Kementerian Luar Negeri mencatat jumlah TKI di Malaysi mencapai 6,2 juta TtKI dan 1,9 juta adalah TKI yang tidak berdokumen," jelasnya.

TERKINI
10 Amalan yang Mendapatkan Pahala Setara Haji dan Umrah Doa Hari Sabtu yang Diajarkan dalam Islam 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini, Cocok untuk Temani Akhir Pekanmu Mengenal Gejala Awal Penyakit Malaria dan Cara Mencegahnya