Minggu, 27/08/2023 15:19 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Suhu panas di Uni Emirat Arab (UEA) melewati ambang batas 50 derajat Celcius pada Sabtu (26/8). Hal ini menandai suhu tertinggi pada musim panas ini.
Menurut Pusat Meteorologi Nasional (NCM), suhu mencapai 50,8 derajat Celcius di Owtaid Abu Dhabi di wilayah Al Dhafra pada pukul 14:45.
Sebelumnya pada bulan Juli, bulan terpanas yang pernah tercatat di bumi, suhu melewati angka 50 derajat saat negara tersebut memasuki puncak musim panas.
Meningkatnya panas dan kelembapan yang tinggi membuat para dokter mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk menghindari terlalu banyak waktu terkena sinar matahari langsung dan tetap terhidrasi, terutama bagi anak-anak yang sekolahnya sudah dibuka kembali.
Iran Bantah Serang UEA, Sebut AS Dalang Operasi False Flag
MBS Kutuk Serangan ke UEA, Tegaskan Dukungan bagi Stabilitas Kawasan
UEA Tangkis Serangan Rudal dari Iran, Fasilitas Minyak di Fujairah Terbakar
Ketika gelombang panas semakin intensif, para ilmuwan menyebut fenomena ini sebagai pendidihan global, yang mencerminkan transisi dari pemanasan global ke periode gelombang panas ekstrem dan bencana terkait iklim seperti kebakaran hutan.
Sumber: Al Arabiya
Keyword : Suhu PanasUni Emirat ArabNegara Teluk