Belanda dan Denmark Komitmen Pasok Jet Tempur F-16 ke Ukraina

Senin, 21/08/2023 13:25 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Belanda dan Denmark akan memasok jet tempur F-16 ke Ukraina dengan pengiriman pertama sekitar Tahun Baru. Demikian diumumkan dua perdana menteri dari negara NATO pada Minggu saat kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Janji tersebut adalah janji nyata pertama F-16 untuk angkatan bersenjata Ukraina dan datang beberapa hari setelah Amerika Serikat menyetujui kemungkinan pengiriman jet tempur oleh kedua negara.

Zelenskyy menyebut keputusan itu sebagai "perjanjian terobosan" dan mengatakan pesawat-pesawat itu akan membantu memperkuat pertahanan udara Ukraina dan membantu serangan balasannya terhadap invasi Rusia tahun 2022.

Denmark akan mengirimkan total 19 jet, dengan enam pertama akan dikirim ke Ukraina sekitar Tahun Baru, diikuti delapan pada 2024 dan lima pada tahun berikutnya, kata Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen.

"Kami tahu bahwa kebebasan Anda adalah kebebasan kami. Kami juga tahu bahwa Anda membutuhkan lebih banyak" senjata," kata Frederiksen saat konferensi pers bersama dengan Zelenskyy di pangkalan udara Skrydstrup di Denmark.

"Inilah mengapa kami mengumumkan bahwa kami menyumbangkan 19 jet tempur F-16," kata dia.

Belanda memiliki 42 unit F-16 tetapi belum memutuskan apakah semuanya akan disumbangkan, kata Perdana Menteri Belanda Mark Rutte sebelumnya pada hari Minggu, ketika Zelenskyy mengunjungi negara itu.

Belanda dan Denmark telah memimpin selama berbulan-bulan untuk melatih pilot Ukraina menerbangkan F-16 dan akhirnya mengirimkan jet untuk membantu melawan superioritas udara Rusia, yang pasukannya menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov pada hari Sabtu mengatakan pelatihan telah dimulai untuk pilot Ukraina, tetapi akan memakan waktu setidaknya enam bulan dan mungkin lebih lama untuk melatih insinyur dan mekanik.

Frederiksen mengatakan lebih dari 70 pejabat militer Ukraina telah tiba di Denmark untuk mengikuti pelatihan. Pejabat dari koalisi 11 negara mengatakan pelatihan akan berlangsung di Denmark dan Rumania.

Ukraina mengatakan pihaknya mengharapkan puluhan pilot untuk dilatih. Tidak jelas berapa banyak pilot yang tiba di Denmark.

Baik Belanda dan Denmark memiliki F-16 yang tersedia untuk disumbangkan karena angkatan bersenjata mereka beralih ke pesawat tempur F-35 yang lebih baru.

Pada hari Sabtu, Zelenskyy berada di Swedia, di mana dia membahas kemungkinan menerima jet Gripen.

Sumber: Al Arabiya

TERKINI
Hizbullah: Gencatan Senjata Tidak Bisa Sepihak, Janji Balas Serangan Israel Parlemen Klaim Kemenangan Iran, Sebut Gencatan Senjata Strategi Insiden Delay Bagasi Parah di Bandara KLIA, Menteri Panggil Pengelola Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi