Agar Tumbuh dan Berkembang di Dunia Maya, Promosikan Komunitasmu dengan Manfaatkan Media Sosial

Senin, 07/08/2023 06:15 WIB

Tulungagung, Jurnas.com – Banyak orang memiliki media sosial hanya digunakan untuk curhat dan berkeluh kesah. Padahal, media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Blog, YouTube, dan Line bermanfaat untuk promosi bisnis atau promosi komunitas.

Direktur LKP Mitra Ilmu Tulungagung Khotibul Umam menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ Baiturrohim, di halaman Masjid Jami’ Baiturrohim Krandegan, Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (6/8).

Internet dengan media sosialnya bisa digunakan untuk mempromosikan komunitas agar bisa tumbuh dan berkembang di dunia maya. Promosi itu bisa dilakukan, salah satunya melalui media sosial,” tutur Khotibul Umam dalam diskusi bertajuk ”Mempromosikan Komunitasmu dengan Sosial Media” itu.

Promosi komunitas dengan media sosial, menurut Khotibul Umam, akan berfungsi untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, juga bermanfaat untuk mempercepat komunikasi, mendapatkan pasar yang lebih luas, promosi yang murah dan efektif, serta meningkatkan visibilitas.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempromosikan komunitas di media sosial, di antaranya: pastikan kita memiliki alat dan aplikasi yang memadai. ”Kemudian, upload video yang menarik, kuasai konten marketing, jangan berhenti membuat konten, lakukan komunikasi dengan kostumer, lakukan evaluasi, dan segera ambil tindakan,” rinci Khotibul Umam dalam diskusi yang dipandu moderator Ari Utami itu.

Dalam diskusi luring (offline) yang ”chip in” di acara Sholawatan dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah dan Milad Masjid Jami’ Baiturrohim ke-41 itu, Khotibul Umam juga membagikan beberapa prinsip kunci untuk membangun media sosial yang kuat dan efektif, yakni: share, go real time, educate (don’t sell), entertain (don’t market), dan go multichannel.

”Share, artinya buatlah konten yang menarik, sehingga membuat audiens Anda tertarik untuk membagi konten itu kepada jaringan sosialnya. Publikasikan konten secara fresh, dan respon komentar komplain audiens dengan cepat. Jadikan media sosial tempat mengedukasi pasar dan membangun kredibilitas. Buat konten yang menghibur dan interaktif, kemudian sebarkan melalui banyak channel,” urai Khotibul Umam.

Dari sudut pandang berbeda, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Tulungagung Mochamad Ismanu Roziqi mengatakan, promosi komunitas melalui media sosial memiliki banyak kelebihan. Media sosial sebagai sarana promosi, karena lebih fleksibel, biaya pengoperasian mudah dan murah, serta jangkauan aksesnya luas.

”Tips promosi komunitas di media sosial, di antaranya: tentukan audiens yang dibidik, temukan tempat orang nongkrong online, analisis konten yang sudah dibagikan, fokus dengan komunitas yang dijalankan, terlibat sebelum mempromosikan, mengawasi lalu lintas rujukan, dan jangan langsung mempromosikan konten Anda,” ujar Mochamad Roziqi.

Sementara dosen Universitas Tulungagung Mokhamad Eldon menegaskan, komunitas di era digital harus memiliki branding yang kuat di dunia digital. Dengan branding yang kuat, maka upaya untuk mengenalkan komunitas kepada khalayak umum cepat tercapai.

”Branding dapat mengubah persepsi masyarakat luas mengenai bisnis. Anda dapat membangun image dari sebuah brand dan menciptakan hubungan erat dengan konsumen,” jelas Mokhamad Eldon.

Diskusi literasi digital di lingkungan komunitas merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan kanal YouTube Literasi Digital Kominfo.

TERKINI
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar Erdogan Ingin Paksa AS dan Iran Kembali ke Meja Perundingan Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Teruskan Blokade Pelabuhan IFP Bantu Siswa Lebih Siap Hadapi TKA