Promotor Blackpink Minta Maaf Bikin Geram Pemerintah Vietnam

Jum'at, 07/07/2023 14:10 WIB

Hanoi, Jurnas.com - Promotor konser Blackpink di Vietnam, iME, akhirnya meminta maaf kepada pemerintah terkait peta Laut China Selatan yang muncul di laman web mereka. Grup musik asal Korea Selatan tersebut akan menggelar konsernya bulan ini.

Kontroversi terjadi beberapa hari setelah Vietnam melarang film `Barbie` karena masalah serupa. Karena itu, tak heran juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam menyebut masalah peta Laut China Selatan di web promotor Blackpink sebagai hal yang tidak dapat diterima.

Dikutip dari BBC pada Jumat (7/7), perusahaan yang bermarkas di Beijing itu berjanji akan mengganti gambar-gambar tersebut.

"Kami tidak mewakili wilayah negara manapun dan kami sadar akan menghormati kedaulatan dan budaya semua negara," terang iME di laman webnya. CEO iME, Brian Chow menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman.

Diketahui, Vietnam termasuk di antara sejumlah negara yang menggugat klaim China atas hampir seluruh Laut China Selatan. Sembilan garis putus-putus digunakan dalam peta Cina di Laut Cina Selatan untuk menunjukkan klaim teritorialnya.

Pada 2016 lalu, pengadilan internasional di Den Haag memutuskan melawan klaim China di Laut China Selatan, tetapi Beijing tidak mengakui keputusan tersebut. Sebaliknya China membangun pulau-pulau buatan di atas karang dan singkapan yang sebelumnya tidak berpenghuni.

TERKINI
Odegaard Tetap Bangga Meski Arsenal Gagal Juara Liga Champions Arsenal Kalah di Final, Arteta Sebut PSG Tim Terbaik di Dunia PLN Harus Beri Kompensasi atas Padamnya Listrik Massal di Sumatra PSG Juara Liga Champions, Enrique: Kami Memang Layak Menang