Ratusan Imigran Ditangkap di AS

Sabtu, 11/02/2017 14:20 WIB

Washington - Ratusan imigran tanpa dilengkapi dokumen ditangkap Badan Imigrasi Federal Amerika Serikat di sedikitnya empat negara bagian pada pekan ini melalui tindakan rutin penegakan hukum, Jumat (10/2) waktu setempat. Laporan mengenai pembersihan imigran pada pekan ini menimbulkan keprihatinan di antara para kuasa hukum dan keluarga imigran yang terjadi setelah perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang membatasi para pengungsi dan imigran dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim, meski  perintah eksekutif tersebut masih ditangguhkan.

"Kekhawatiran melanda rumah-rumah imigran dan orang-orang yang lahir di Amerika Serikat yang mencintai para imigran sebagai teman dan keluarga," kata Direktur Eksekutif Forum Imigrasi Nasional, Ali Noorani. "Laporan penggerebekan di permukiman imigran menjadi keprihatinan yang mendalam," ujarnya.

Direktur Penegakan dan Penindakan Kantor Imigrasi dan Bea Cukai AS di Los Angeles, David Marin mengatakan, tindakan penegakan hukum dilakukan di Atlanta, New York, Chicago, Los Angeles dan wilayah-wilayah di sekitarnya. Hanya lima dari 161 orang yang tertangkap di California Selatan tidak pernah mendapatkan prioritas penindakan di bawah pemerintahan Obama.

Menurtnya, operasi lima hari itu sebagai gelombang penegakan hukum. Dalam telekonferensi dengan sejumlah wartawan, dia menyatakan bahwa beberapa tindakan itu rutin dilakukan dengan menyebut salah satunya pada akhir musim panas di Los Angeles saat masih di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama. "Beberapa laporan mengenai pos pemeriksaan ICE dan operasi pembersihan secara acak, maka itu semua palsu, berbahaya, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan," kata Marin.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya