Meksiko Balas Boikot Produk Amerika

Sabtu, 28/01/2017 16:19 WIB

Meksiko - Gubernur negara bagian Meksiko, Alejandro Moreno mengatakan pemerintah tak lagi membeli mobil buatan Amerikan Serikat, Ford (F.N). Ia pun menyerukan hal yang sama kepada seluruh masyarakat Meksiko. Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump berencana membangun tembok perbatasan di sepanjang perbatasan selatan negara dan ia berjanji akan membuat Meksiko membayar sebagian dari pembagunan tembok tersebut.

Tak hanya mobil, kampanye di media sosial pun mendesak Meksiko untuk tidak membeli produk dari penjual kopi terbesar di dunia, dengan (hastag) #AdiosStarbucks. Pengguna media sosial juga menyerukan untuk memboikot perusahaan AS termasuk McDonald (MCD.N), Wal-mart (WMT.N), dan Coca-Cola (KO.N). Saham Starbucks pun ditutup turun 4 persen pada Jumat untuk $ 56,12, level terendah sejak 4 Januari.

"Sudah waktunya bagi Meksiko untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan," ujar Alejandro Moreno, "tindakan seperti ini harus lebih intens ke seluruh negeri."

Pada Jumat (27/01) kemarin, Carlos Slim salah seorang miliader Meksiko, mengatakan upaya memboikot perusahaan negara Paman Sam itu adalah tindakan yang salah.

"Mereka adalah bisnis Amerika yang telah datang untuk berinvestasi di Meksiko, untuk memberikan lapangan kerja di Meksiko, untuk menghasilkan di Meksiko," kata Slim. "Apa yang harus dilakukan, apakah negara memroduksi makanan."

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas