Selasa, 18/10/2022 19:43 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi mengatakan, transformasi digital menjadi sangat penting untuk dicapai. Melalui transformasi digital yang dilakukan secara konsisten dan terarah akan mendorong percepatan pertumbuhan untuk merealisasikan aspirasi perseroan.
“Digitalisasi melalui proses online banking menjadi hal tak terhindarkan. Saat ini transaksi dari electronic channel mencapai 85% di industri jasa keuangan. Transformasi digital membuat BSI mampu berkinerja impresif. Selain itu, memberikan nilai tambah bagi stakeholder BSI yang inklusif,” kata Hery dalam keterangan resminya, Selasa (18/10).
Menurut Hery, di antara transformasi digital yang sedang ditempuh perseroan adalah merealisasikan mobile banking BSI menjadi sebuah super app. Inovasi yang dilakukan tersebut menjadikan layanan BSI Mobile bukan hanya sebagai alat transaksi keuangan yang lebih canggih dan memiliki fungsi yang akan semakin lengkap.
Salah satunya fitur berupa pembukaan rekening dengan biometric face recognition. Sehingga memungkinkan nasabah tidak perlu datang ke bank ketika membuat rekening tabungan. Adapun layanan sebelumnya melalui mobile banking di antaranya paylater, fitur gadai dan cicilan emas, transfer, pembayaran, hingga QRIS.
Pramono Soroti Komunikasi BUMD Belum Berjalan Baik Karena Ego Tinggi
Durian Parigi Moutong Diekspor, Mentrans: Bukti Transformasi Transmigrasi
Jangan Abaikan! Inilah Risiko Jika Anda Malas Update Sistem HP
Ekosistem layanan keuangannya pun lengkap karena mobile banking BSI terhubung dengan e-commerce maupun fintech. Layanan digital BSI pun mencakup aspek sosial melalui fitur pembayaran zakat dan sedekah. BSI Mobile Banking pun telah menyediakan layanan Islami seperti arah kiblat, ayat AlQuran pendek, dan letak mesjid terdekat.
Keyword : BSIHery Gunarditransformasi digital