Hina Pancasila, TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia

Kamis, 05/01/2017 12:07 WIB

Jakarta - Kerja sama militer antara Indonesia dan Australia untuk sementara dihentikan. Hal itu menyusul adanya insiden penghinaan terhadap Pancasila sebagai lambang negara Indonesia.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, insiden soal materi pelajaran yang dianggap menghina ini terjadi di Campbell Barracks di Perth, Australia.

"Pada saat mengajar di sana, ditemukan hal tidak etis sebagai negara sahabat yang mendiskreditkan TNI dan bangsa Indonesia, bahkan ideologi bangsa Indonesia," kata Gatot kepada wartawan, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Untuk itu, kata Gatot, TNI memutuskan menghentikan sementara kerja sama pendidikan dengan Australia. Pihak Australia menurut Gatot sudah menjamin dilakukannya evaluasi.

"Pendidikan ini diberhentikan dulu, yang lain kita evaluasi lagi. Saya tidak akan ke Australia, kemudian menunggu dari hasil investigasi," tegasnya.

TERKINI
City Ajukan Rp2,8 Triliun ke Forest untuk Elliot Anderson Mendikdasmen: 43 Juta dari 53 Juta Murid Telah Menerima MBG Tuchel Diminta Bawa Kembali Southgate ke Timnas Inggris PM India Bakal Angkat Isu Selat Hormuz di KTT G7 Prancis