Selasa, 31/05/2022 06:07 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengirim sistem roket Ukraina yang dapat menjangkau Rusia.
Dikutip dari Reuters, pernyataan Biden itu terlontar menyusul laporan bahwa pemerintahan Biden sedang bersiap untuk mengirim sistem roket jarak jauh yang canggih ke Kyiv untuk perangnya melawan Rusia.
"Kami tidak akan mengirim sistem roket ke Ukraina yang dapat menjangkau Rusia," kata Biden kepada wartawan setelah tiba kembali di Gedung Putih setelah akhir pekan di Delaware.
Pejabat Ukraina telah mencari sistem jarak jauh yang disebut Multiple Launch Rocket System, atau MLRS, yang dapat menembakkan rentetan roket ratusan mil jauhnya.
Inggris Rayu Ukraina Amankan Selat Hormuz dari Iran
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
CNN dan The Washington Post melaporkan pada Jumat bahwa pemerintahan Biden condong ke arah pengiriman itu dan sistem lain, Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, yang dikenal sebagai HIMARS, sebagai bagian dari paket bantuan militer yang lebih besar ke Ukraina.
Tidak jelas sistem mana yang dimaksud Biden dalam sambutannya.
Pemerintah Ukraina telah mendesak Barat untuk menyediakan lebih banyak senjata jarak jauh untuk mengubah gelombang perang, yang sekarang memasuki bulan keempat.
Para pejabat AS mengatakan sistem senjata semacam itu sedang dipertimbangkan secara aktif.
Ribuan orang telah tewas di Ukraina dan jutaan lainnya mengungsi sejak invasi Rusia pada 24 Februari.