Serangan Rusia di Lviv Pesan Ancaman untuk NATO

Senin, 14/03/2022 15:41 WIB

Warsawa, Jurnas.com - Wakil Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz, menyebut serangan rudal Rusia ke pangkalan militer Ukraina di Lviv, dekat perbatasan Polandia merupakan ancaman untuk NATO.

Diketahui, sedikitnya 35 orang tewas dalam serangan di pangkalan pelatihan Yavoriv, sekitar 20 km dari perbatasan dengan Polandia, menurut keterangan anggota aliansi militer barat.

Dalam sebuah wawancara radio dengan BBC 4 pada Senin (14/3), Przydacz menilai langkah Moskow sangat provokatif. Lviv menjadi wilayah paling barat yang diserang Rusia menyusul invasi akhir Februari.

"Mereka pasti tahu pangkalan militer ini ditempatkan sangat dekat dengan perbatasan Polandia," kata Przydacz.

"Jadi tentu saja Rusia tahu apa yang mereka pukul dan mereka ingin mengancam NATO. Mereka ingin mengirim pesan yang mengancam NATO," tegas dia.

Przydacz mengaku khawatir serangan itu dapat mengakibatkan ketakutan di negaranya, dan sejumlah negara yang berbatasan dengan Ukraina.

"Negara saya dan beberapa negara lain entah bagaimana dalam bahaya, karena Tuan Putin berusaha menghancurkan dunia tempat kita tinggal," tutup Przydacz.

TERKINI
4 Pertanyaan di Yaumul Hisab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim Ini Sejarah dan Makna dari Peringatan Hari Lebah Sedunia Setiap 20 Mei Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Setiap 20 Mei, Ini Sejarahnya Mengapa Nobar Film Pesta Babi Sering Dibubarkan? Ini Sederet Alasannya