Kamis, 10/02/2022 12:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Novak Djokovic, yang dideportasi dari Australia karena status vaksinasi COVID-19 menjelang Australia Terbuka, masuk dalam daftar atlet yang akan bertanding di Indian Wells ATP di California, Amerika Serikat (AS).
Djokovic telah memenangkan Indian Wells lima kali dan merupakan bagian dari lapangan bertumpuk yang diumumkan pada Rabu (9/2), termasuk pemenang Australia Terbuka 2022 Rafael Nadal dan 10 pemain teratas Daniil Medvedev, Alexander Zverev dan Stefanos Tsitsipas.
Penyelenggara turnamen mengatakan dalam sebuah pernyataan, bukti yang sah dari vaksinasi penuh akan diperlukan untuk masuk ke tempat tersebut. Turnamen Indian Wells berlangsung dari 9-20 Maret.
"Pedoman untuk para pemain diatur oleh protokol yang ditetapkan oleh WTA dan ATP, serta batasan apa pun yang ditetapkan oleh AS sehubungan dengan status vaksinasi pelancong internasional yang memasuki negara itu," tambah penyelenggara.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
Djokovic bisa mengalami kesulitan bahkan untuk masuk ke AS, karena pelancong udara asing harus divaksinasi penuh sejak November tahun lalu dan memberikan bukti sebelum naik ke penerbangan, dengan pengecualian terbatas.
Petenis asal Serbia, yang berusia 34 tahun itu dijadwalkan untuk kembali berlaga di ATP 500 Dubai Tennis Championships, yang akan berlangsung antara 21-26 Februari 2022.
Sumber: Reuters