Tim Evakuasi AS Lanjutkan Pencarian Kapal Terbalik

Rabu, 26/01/2022 14:14 WIB

Florida, Jurnas.com - Tim penyelamat dari Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) melanjutkan pencarian di perairan lepas pantai Atlantik Florida, pasca 39 orang akibat kapal penyelundupan manusia terbalik.

Warga Samaria pada Selasa (25/1) malam mengaku telah menyelamatkan seorang pria yang berpegangan pada lambung kapal, yang sebagian besar terendam setelah terkena cuaca buruk sekitar 72 km (45 mil) timur kota Fort Pierce.

Korban selamat mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia telah meninggalkan pulau Bimini Bahama, bersama 39 orang lainnya pada Sabtu malam, dan mereka tidak mengenakan jaket pelampung.

Dan kini, dikutip dari Aljazeera pada Rabu (26/1), kapal pemotong dan pesawat telah dikerahkan untuk mencari daerah yang membentang dari Bimini hingga Fort Pierce untuk menemukan orang hilang.

Penjaga Pantai mengatakan pihaknya memperlakukan insiden itu sebagai kasus dugaan penyelundupan manusia. Kewarganegaraan mereka yang berada di kapal belum diketahui.

Para migran telah lama menggunakan pulau Bahama sebagai batu loncatan untuk mencapai Florida dan Amerika Serikat, di mana Kepulauan Bimini hanya sekitar 80 km timur Miami.

Para penyelundup biasanya mencoba memanfaatkan cuaca buruk untuk menyeberang, tetapi kapal sering kali kelebihan muatan dan rentan terbalik. Ada ribuan kematian selama bertahun-tahun.

Kecelakaan terakhir terjadi setelah penyeberangan naas lainnya minggu lalu ketika pihak berwenang menyelamatkan 32 orang yang perahunya terbalik di barat Bimini. Kebanyakan dari mereka yang mencoba menyeberang berasal dari Haiti dan Kuba.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions