Mencekam! Kerusuhan Kazakhstan Tewaskan 164 Orang

Senin, 10/01/2022 05:28 WIB

Nursultan, Jurnas.com - Sedikitnya 164 orang tewas di Kazakhstan selama protes anti-pemerintah yang diwarnai kekerasan, menurut keterangan salah seorang pejabat kesehatan.

Jika angka itu dikonfirmasi, maka ini merupakan kenaikan tajam dari jumlah sebelumnya yaitu 44 kematian.

Dikutip dari BBC pada Senin (10/1), hampir 6.000 orang telah ditangkap, termasuk "sejumlah besar warga negara asing", kata kantor kepresidenan Kazakhstan pada Minggu (9/1) kemarin.

Demonstrasi, yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar, berubah menjadi kerusuhan besar karena menyebar ke seluruh negeri.

Demonstran mulai beraksi pada 2 Januari lalu, menyerukan ketidakpuasan pada pemerintah dan mantan Presiden Nursultan Nazarbayev, yang memimpin Kazakhstan selama tiga dekade dan masih dianggap memiliki pengaruh yang signifikan.

Pekan lalu, pasukan dari negara-negara termasuk Rusia dikirim ke Kazakhstan untuk membantu memulihkan ketertiban.

Pernyataan presiden menambahkan bahwa situasi telah stabil, dengan pasukan melanjutkan operasi "pembersihan" dan menjaga "fasilitas strategis". Sedangkan keadaan darurat dan jam malam nasional tetap diberlakukan.

TERKINI
KPK Tetapkan Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Tersangka Pemerasan Madrid Selangkah Lagi Amankan Ibrahima Konate, Perez Beri Sinyal Kuat Taiwan Desak China Akui Insiden Berdarah Tiananmen 1989 Mengintip Peringkat Rupiah di ASEAN usai Dolar Tembus Rp18.000