Rabu, 20/10/2021 07:09 WIB
CANBERRA, Jurnas.com - Menteri Imigrasi Australia, Alex Hawk mengatakan, semua pemain yang menginginkan visa untuk bertanding di Australia Terbuka (Australian Open) harus divaksinasi lengkap. Hal itu membuat partisipasi petenis nomor satu dunia Novak Djokovic diragukan.
Djokovic, yang sedang mengejar rekor gelar tunggal putra Grand Slam ke-21, telah menolak untuk mengungkapkan status vaksinasinya, dan mengatakan tidak yakin apakah akan mempertahankan mahkota Australia Terbukanya.
Mengklarifikasi persyaratan Australia untuk pemain yang mencari visa, Hawke mengatakan, pemain asing akan diminta untuk divaksinasi sepenuhnya.
"Anda harus divaksinasi ganda untuk mengunjungi Australia. Itu adalah aplikasi universal, tidak hanya untuk pemain tenis. Maksud saya, setiap pengunjung ke Australia perlu divaksinasi ganda," kata Hawke kepada radio Australian Broadcasting Corporation, dikutip dari Reuters, Rabu (20/10).
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Australia: Canberra Berkepentingan Atas Terbukanya Selat Hormuz
Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone
"Saya tidak punya pesan untuk Novak. Saya punya pesan untuk semua orang yang ingin mengunjungi Australia. Dia harus divaksinasi ganda," kata Hawke.
Australia telah menutup perbatasan internasionalnya untuk non-warga negara dan penduduk tidak tetap selama 18 bulan, meskipun ada beberapa pengecualian.
Perjalanan internasional diperkirakan akan dimulai untuk warga negara Australia dalam beberapa minggu, dengan pariwisata diperkirakan akan dilanjutkan pada awal 2022.
Keyword : AustraliaAlex HawkNovak Djokovi