Minggu, 31/05/2020 14:29 WIB

Tentang Kami

Media siber jurnas.com resmi lahir kembali (reborn) pada 26 Agustus 2016 oleh PT Media Bangsa Bersatu. Dan pengesahan pendirian berbadan hukum oleh  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 24 Agustus 2016.  Jurnas adalah singkatan dari Jujur dan Bernas.

Jurnas.com adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi dan fakta yang jujur dan bernas demi melayani kebutuhan pembaca. Dalam persaingan ketat media siber saat ini, Jurnas.com hadir sebagai media alternatif yang diikhtiarkan untuk mampu menyajikan sisi lain dari peristiwa.

Banyak pihak mengira Jurnas.com adalah media siber yang dihidupkan kembali dalam satu naungan PT Media Nusa Pradana. Memang awalnya, Jurnas.com adalah versi online dari suratkabar Jurnal Nasional, yang terbit di Jakarta sejak 1 Juni 2006. Namun sejak 1 November 2014, koran Jurnal Nasional resmi ditutup, termasuk versi sibernya Jurnas.com.

Dan kini, Jurnas.com dikelola berbeda dengan sebelumnya. Beberapa mantan wartawan Jurnas.com menjadi bagian penting dalam proses reborn media siber ini, selain juga ada beberapa wartawan lain yang turut memperkuat armada Jurnas.com.

VISI DAN MISI

  • Tujuan kami untuk informasi. Bukan untuk menghakimi.
  • Tujuan kami untuk mengabarkan. Bukan untuk mencari kesalahan
  • Tujuan kami untuk pencerahan. Bukan untuk membodohi publik
  • Tujuan kami memberikan hak publik. Bukan menyingkirkan  publik




TERKINI

Apindo Minta Pemerintah Kaji Ulang Harga BBM untuk Industri

Pemerintah diharapkan bisa menurunkan harga sejumlah komo...

Pakar HTN Fahri Bachdim: Jangan Paksakan Pilkada 9 Desember di Tengah Ancaman Covid-19

Pakar HTN Fahri Bachmid mengingatkan Hak atas Kesehatan (...

Geser Messi, Roger Federer jadi Atlet dengan Bayaran Tertinggi 2020

Roger Federer mendapatkan $106,3 juta (sekitar Rp 1,...

HNW Mengutuk Keras Teror Terhadap Wartawan, Nara Sumber dan Panitia Diskusi UGM

Hidayat meminta aparat kepolisian turun tangan mengusut p...

Petani Sumedang Sulap Olahan Ubi Jadi Makanan Favorit

Petani di wilayah Sumedang gencar memproduksi olahan pang...

Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Penyelundupan 218 Burung Punglor Asal NTT

Modus yang digunakan adalah menitipkan burung kepada Anak...