Minggu, 29/03/2020 22:34 WIB

Tentang Kami

Media siber jurnas.com resmi lahir kembali (reborn) pada 26 Agustus 2016 oleh PT Media Bangsa Bersatu. Dan pengesahan pendirian berbadan hukum oleh  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 24 Agustus 2016.  Jurnas adalah singkatan dari Jujur dan Bernas.

Jurnas.com adalah media siber yang hadir untuk menyajikan informasi dan fakta yang jujur dan bernas demi melayani kebutuhan pembaca. Dalam persaingan ketat media siber saat ini, Jurnas.com hadir sebagai media alternatif yang diikhtiarkan untuk mampu menyajikan sisi lain dari peristiwa.

Banyak pihak mengira Jurnas.com adalah media siber yang dihidupkan kembali dalam satu naungan PT Media Nusa Pradana. Memang awalnya, Jurnas.com adalah versi online dari suratkabar Jurnal Nasional, yang terbit di Jakarta sejak 1 Juni 2006. Namun sejak 1 November 2014, koran Jurnal Nasional resmi ditutup, termasuk versi sibernya Jurnas.com.

Dan kini, Jurnas.com dikelola berbeda dengan sebelumnya. Beberapa mantan wartawan Jurnas.com menjadi bagian penting dalam proses reborn media siber ini, selain juga ada beberapa wartawan lain yang turut memperkuat armada Jurnas.com.

VISI DAN MISI

  • Tujuan kami untuk informasi. Bukan untuk menghakimi.
  • Tujuan kami untuk mengabarkan. Bukan untuk mencari kesalahan
  • Tujuan kami untuk pencerahan. Bukan untuk membodohi publik
  • Tujuan kami memberikan hak publik. Bukan menyingkirkan  publik




TERKINI

Terminal Bus AKAP di Jakarta Akan Tutup Sementara Mulai Besok

Dalam beberapa hari terakhir telah terjadi lonjakan arus ...

Wamenag: Asrama Haji untuk "Backup" RS Darurat Covid-19

Zainut menjelaskan, Kementerian Agama juga sudah membuat ...

Ayahnya Meninggal karena Covid-19, Begini Curhatan Sang Anak

Pasca mengalami komplikasi serius, Chuang Ah Lay yang mem...

Cavaminga Disebut Cocok Jadi Pengganti Casemiro

Pemain muda Rennes, Eduardo Cavaminga, digadang-gadang se...

Pasien Covid-19 Meninggal di Iran Jadi 2.640 Orang

Korban meninggal dunia akibat virus corona baru (Covid-19...

Peristiwa Sejarah 29 Maret

Pekerja darurat Rusia membawa mayat korban di stasiun met...