Selasa, 09/03/2021 05:12 WIB

Anak-anak Tanpa Kewarganegaraan Kelaparan Usai Ibu Dideportasi ke Indonesia

Mereka hampir tidak makan karena kios ayah mereka yang menjual mie tidak berjalan dengan baik selama musim Covid-19 dan beroperasi dalam keadaan merugi.

Anak-anak tanpa kewarganegaraan ini kelaparan usai ibu dideportasi ke indonesia dan warung ayahnya tak laku.

Jurnas.com - Belakangan ini viral sebuah unggahan di Facebook yang menceritakan keluarga dengan penuh haru ketika ibu mereka, seorang wanita Indonesia yang telah menikah dengan pria Malaysia dideportasi kembali ke Indonesia dan meninggalkan suami serta anak-anaknya.

Cerita itu dibagikan oleh Kuan Chee Heng, lebih dikenal sebagai Paman Kentang melalui akun Facebooknya. Tampak raut wajah anak-anak itu merindukan sang ibu.

Ibunya adalah warga negara Indonesia yang ditangkap dan dikirim kembali ke Indonesia. Anak-anaknya semua merindukannya, tetapi kekuatan apa yang dimiliki seorang ibu yang merupakan asnaf (penggolongan orang yang berhak menerima bantuan Zakat dari Muslim), yang tidak mampu untuk masuk kembali ke Malaysia. Aku tidak bisa membayangkan betapa dia merindukan anak-anaknya," tulis akun tersebut.

Ternyata, bukan hanya anak-anak yang merindukan ibunya, tetapi mereka juga kelaparan karena bisnis ayah mereka tidak berjalan dengan baik sejak pandemi melanda. Warung makanan ayahnya tidak banyak mendapatkan keuntungan di tengah pandemi saat ini.

“Mereka hampir tidak makan karena kios ayah mereka yang menjual mie tidak berjalan dengan baik selama musim Covid-19 dan beroperasi dalam keadaan merugi," tulis keterangan di unggahan itu.

"Mereka semua sudah kelaparan karena kios ayah mereka mengalami kerugian besar. Mereka menyewa ruang di atas kedai kopi di Pandan Perdana dan ayah mereka menghubungi kami untuk meminta bantuan. Makanan sudah langsung dikirim,” lanjutnya.

TAGS : Facebook Ibu Deportasi Asnaf Malaysia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :