Minggu, 28/02/2021 01:14 WIB

Raffi Ahmad Jadi Sorotan Dunia, Heran Influencer Prioritas Vaksin di Indonesia

Yang menarik adalah tokoh televisi Indonesia, Raffi Ahmad, yang memiliki hampir 50 juta pengikut di Instagram menjadi yang pertama bersamaan dengan presiden dan pejabatnya.

Influencer Raffi Ahmad saat menerima suntikan vaksin COVID-19 di Istana Merdeka di Jakarta dalam tangkapan layar dari video handout 13 Januari 2021 dari Istana Kepresidenan Indonesia melalui REUTERS.

Jurnas.com - Media internasional “Reuters” melansir dan tertarik dengan Indonesia. Pejabat bersama dengan Presiden Joko Widodo sebagai negara terpadat keempat di dunia yang memulai program vaksinasi pada hari Rabu.

Yang menarik adalah tokoh televisi Indonesia, Raffi Ahmad, yang memiliki hampir 50 juta pengikut di Instagram menjadi yang pertama bersamaan dengan presiden dan pejabatnya.

Memutuskan siapa yang harus menjadi yang pertama dalam antrean dosis vaksin terbatas telah menjadi tantangan di seluruh dunia, dengan banyak negara memprioritaskan tenaga medis yang rentan dan lansia.

Senior Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan keputusan untuk memasukkan influencer bersama hampir 1,5 juta petugas kesehatan dalam putaran pertama suntikan adalah strategi komunikasi pemerintah yang disengaja.

Orang Indonesia termasuk di antara pengguna platform media sosial global teratas seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

“Alhamdulillah vaksin ... Jangan takut dengan vaksin,” tulis selebriti 33 tahun itu caption video dirinya menerima suntikan.

Kementerian Kesehatan tidak mengatakan berapa banyak pemberi pengaruh yang akan menjadi yang pertama dalam jalur vaksin, tetapi yang lain akan menerima suntikan pada hari Kamis termasuk musisi Ariel, dari band Noah, dan Risa Saraswati.

Ahyani Raksanagara, kepala dinas kesehatan Bandung, mengatakan kepada Reuters bahwa para artis akan “menyampaikan pengaruh dan pesan yang positif” tentang vaksin, dan khususnya kepada kaum muda.

Sebuah jajak pendapat bulan lalu menunjukkan hanya 37% orang Indonesia yang bersedia divaksinasi sementara 40% akan mempertimbangkannya, dan 17% menolak.

TAGS : Raffi Ahmad Vaksin Pejabat Kementerian Kesehatan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :