Kamis, 28/01/2021 09:09 WIB

Polbangtan Yoma Siap Sukseskan Target Kementan 2021

Kementan berhasil menaikan ekspor sebesar 12% dan menurunkan impor sebesar 10,2% tahun 2020. Capaian tersebut merupakan salah satu tolok ukur untuk menentukan arah kebijakan pertanian 2021.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan pada acara Rapat Kerja Nasional BPPSDMP Tahun 2021, Selasa 12 Januari 2021. (Foto: tangkap layar)

Bogor, Jurnas.com -  Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), yang mengusung tema "Memperkuat Peran Sektor Pertanian dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19" di Jakarta pada Senin (11/1).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya telah menetapkan arah pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern sebagai pedoman untuk bertindak tegas, cepat, dan tepat serta dengan kinerja yang lebih maju.

Selain itu, mantan Gubernur dua periode Sulawesi Selatan itu mengatakan, tahun ini pihaknya memiliki lima cara bertindak (CB) dasar Kementan dalam membuat kebijakan.

CB tersebut di antaranya, CB1 peningkatan kapasitas produksi pangan nasional, CB2 upaya diversifikasi pangan, CB3 menghidupkan kembali lumbung-lumbung pangan di desa, CB4 meningkatkan modernisasi pertanian, dan CB5 peningkatan ekspor tiga kali lipat dalam periode lima tahun.

"Semua harus hapal cara berpikir 1-5 atau CB1-CB5. Adapun CB1-CB2 terkait dengan upaya diversifikasi pangan, CB3 terkait lumbung pangan, CB4 terkait pertanian modern, dan CB5 yaitu upaya meningkatkan ekspor tiga kali lipat," ujar Syahrul dalam sambutannya.

Dia juga mengatakan, Kementan berhasil menaikan ekspor sebesar 12% dan menurunkan impor sebesar 10,2% tahun 2020. Capaian tersebut merupakan salah satu tolok ukur untuk menentukan arah kebijakan pertanian 2021.

Meski begitu, Syahrul berharap pada tahun 2021, setiap provinsi memiliki sekolah pertanian jenjang D1-D2. Hal tersebut sebagai upaya untuk mencapai target pencetakan 2,5 juta petani milenial.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan akan meningkatkan penyelenggaraan Pendidikan vokasi, melakukan sertifikasi profesi, melaksanakan magang ke negara-negara maju di bidang pertanian, serta menumbuhkan wirausaha muda.

Plt. Direktur Polbangtan Yoma melalui Kepala Bagian Umum, Hari Sudharto menyampaikan, sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Pertanian akan berusaha sebaik mungkin dalam mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan kementerian melalui kegiatan Pendidikan vokasi sebagai core kegiatan Polbangtan Yoma.

"Tidak hanya melayani kegiatan pendidikan untuk mahasiswa, Polbangtan Yoma sebagai salah satu perpanjangan tangan Kementan juga turut membantu menyukseskan program-program strategis seperti Petani Milenial, Kostratani, Sertifikasi Profesi, dan Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian," ujarnya.

TAGS : Polbangtan Yoma Dedi Nursyamsi SDM Pertanian Syahrul Yasin Limpo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :