Senin, 25/01/2021 18:34 WIB

Hari Ini, Warga Turki Mulai Disuntik Vaksin Sinovac

Turki telah terpukul oleh pandemi, dengan sekitar 23.000 orang meninggal karena virus dan lebih dari 2 juta terinfeksi. 

Vaksin China adalah salah satu dari dua vaksin yang telah disiapkan oleh pemerintah Turki. (Foto: bbc)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan, Turki akan memulai vaksinasi COVID-19 di seluruh negeri pada Kamis dimulai dengan petugas kesehatan. Hal itu disampaikan tak lama setelah vaksin Sinovac diberikan otorisasi darurat.

Turki telah terpukul oleh pandemi, dengan sekitar 23.000 orang meninggal karena virus dan lebih dari 2 juta terinfeksi. Jam malam berlaku sepanjang minggu, dengan penguncian penuh selama dua hari pada akhir pekan.

"Bagi kami untuk kembali ke kehidupan lama kami, kami benar-benar perlu mendapatkan vaksin," kata Koca setelah divaksinasi langsung di televisi, diikuti oleh anggota dewan penasehat sains Turki, dilansir Middleeast, Kamis (14/01).

"Saya yakin hari-hari di depan kita akan cerah," tambahnya.

Vaksin telah didistribusikan ke fasilitas penyimpanan kesehatan masyarakat di 81 provinsi di Turki, katanya kepada wartawan.

Ankara merencanakan dosis pertama untuk pekerja kesehatan dan mereka yang berusia lebih dari 65 tahun, diikuti oleh mereka yang berusia lebih dari 50 tahun dan menderita penyakit kronis, selain mereka yang berada di sektor tertentu atau lingkungan berisiko tinggi.

Kelompok ketiga akan mencakup dewasa muda dan beberapa kategori lainnya, dengan kelompok keempat mencakup sisanya.

Turki telah menerima 3 juta dosis dari Sinovac Coronavac dan telah memesan total 50 juta dosis. Itu juga dalam pembicaraan untuk vaksin Sputnik V Rusia, dan yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.

Sementara Indonesia mulai memberikan vaksin China pada hari Rabu, berbagai uji coba dari seluruh dunia telah menunjukkan hasil yang luas termasuk para peneliti di Brasil yang merilis data klinis tahap akhir yang menunjukkan tingkat kemanjuran hanya 50,4%.

Bulan lalu, peneliti Turki mengatakan CoronaVac menunjukkan kemanjuran 91,25% berdasarkan analisis sementara dari 29 kasus. 

Analisis yang lebih lengkap dapat dilakukan ketika mencapai 40 kasus. Uji coba Turki akan terus berlanjut dengan inokulasi massal, kata koordinator uji coba kepada Reuters.

Infeksi virus korona harian telah turun menjadi sekitar 10.000 dan kematian menjadi sekitar 170 dalam beberapa hari terakhir.

TAGS : Pemerintah Turki Vaksin Sinovac Produksi China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :