Kamis, 28/01/2021 08:32 WIB

Implementasi SMK3, Trakindo Raih Sertifikat ISO 45001:2018

PT Trakindo Utama (Trakindo) berhasil melakukan migrasi sistem keselamatan kerja dari OHSAS 18001:2007, ke dalam sistem ISO 45001:2018 dan meraih sertifikasi dengan hasil tanpa temuan kategori Non-Conformity (NC).

PT Trakindo Utama meraih penghargaan sertifikat ISO 45001:2018 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - PT Trakindo Utama (Trakindo) berhasil melakukan migrasi sistem keselamatan kerja dari OHSAS 18001:2007, ke dalam sistem ISO 45001:2018 dan meraih sertifikasi dengan hasil tanpa temuan kategori Non-Conformity (NC).

Prestasi ini didapatkan Trakindo karena dinilai telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang tepat, melakukan tindakan proporsional dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja, menjaga kesehatan kerja, termasuk dalam memitigasi pandemi Covid-19.

Direktur Utama Trakindo, Rachmat Sobari Hamami mengatakan, pencapaian sertifikasi ISO 45001:2018 yang berstandar internasional, menjadi salah satu langkah nyata perwujudan visi Trakindo dalam menjadi penyedia solusi alat berat Cat® yang berkelas dunia.

"Kami bangga dengan peraihan hasil audit yang sangat baik, terutama dengan tidak ditemukannya temuan kategori Non-Conformity (NC), baik dalam skala besar (major) atau pun kecil (minor)," kata Rachmat dalam keterangannya pada Senin (11/1).

"Di Trakindo, kami berkomitmen untuk menjadikan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) sebagai budaya yang dijiwai seluruh karyawan. Kami berusaha untuk melakukan lebih dari standar kepatuhan; selain menjaga untuk selalu menaati peraturan yang berlaku, kami ingin melangkah lebih jauh, salah satunya melalui sertifikasi ISO pada seluruh cabang Trakindo di Indonesia," sambung dia.

ISO 45001:2018 yang diraih Trakindo adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan atau pedoman untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) di perusahaan.

Standar ini meninjau kerangka kerja yang diterapkan perusahaan dalam meminimalisasi risiko di tempat kerja, juga bagaimana menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat untuk pekerja, pemasok, pengunjung, dan pelanggannya.

Menggantikan pendahulunya yaitu standar OHSAS 18001:2007, sistem ISO 45001:2018 terkini mengadopsi struktur tingkat yang lebih tinggi dari standar sebelumnya yang menuntut integrasi aspek K3 ke dalam sistem manajemen perusahaan untuk lebih jauh mendorong peran kepemimpinan yang kuat terhadap SMK3.

Selain mendorong partisipasi serta kontribusi pekerja dalam menyusun SMK3, standar ini juga menuntut pemasok barang dan jasa untuk memenuhi persyaratan K3 yang berlaku di perusahaan.

Tak hanya mempertimbangkan risiko, ISO 45001:2018 juga mensyaratkan perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko dan peluang K3 lainnya yang berkaitan dengan keberlangsungan operasional.

Lead Auditor PT AJA Sertifikasi Indonesia, Mark Andrew Golez menerangkan bahwa Trakindo menjadi salah satu perusahaan dari industri alat berat yang telah berhasil melakukan migrasi sertifikasi ke ISO 45001:2018.

Selain meninjau sistem yang diterapkan, lanjut dia, standar ini juga memiliki fokus pada tanggung jawab para pemimpin perusahaan dan partisipasi pekerja dalam menciptakan tempat kerja yang lebih aman.

"ISO 45001:2018 juga menitikberatkan pada penilaian berkesinambungan terhadap peluang untuk mengurangi risiko. Kami memberikan dukungan penuh dalam mewujudkan tujuan Trakindo untuk melakukan kegiatan operasional secara aman dan sehat dengan lingkungan kerja yang bebas cidera," papar Mark.

Pencapaian Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ISO 45001:2018 menambah daftar sertifikasi internasional yang didapatkan Trakindo. Saat ini, Trakindo juga telah meraih akreditasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, dan juga Sistem Manajemen Anti Penyuapan/Anti Bribery ISO 37001:2016.

TAGS : PT Trakindo Utama Sertifikat ISO 45001:2018 Keselamatan Kerja




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :