Minggu, 28/02/2021 14:38 WIB

Menristek Serahkan Alat Skrining GeNose C19 ke Moeldoko

Menristek/Kepala BRIN menjelaskan, GeNose C19 adalah alat skrining untuk tes cepat dalam memperkuat sistem survailans 4T (Testing, Tracing, Tracking, Treatment) Covid-19.

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro menyerahkan hasil inovasi pendeteksi Covid-19, GeNose C19 yang dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada kepada Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, sebagai bagian kegiatan Bakti Inovasi Kemenristek/BRIN, pada Senin (4/01).

"Harapan kami komunitas riset dan inovasi Indonesia, apa yang ditemukan, apa yang dikembangkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi harapan GeNose C19 ini bisa dipakai dan menjadi alternatif memperlancar kegiatan di lingkungan istana," kata Menristek.

Menristek/Kepala BRIN menjelaskan, GeNose C19 adalah alat skrining untuk tes cepat dalam memperkuat sistem survailans 4T (Testing, Tracing, Tracking, Treatment) Covid-19.

GeNose bekerja dengan menganalisa senyawa pada embusan nafas yang disebut Volatile Organic Compound (VOC), atau semacam senyawa hidrokarbon kompleks yang diproduksi dari hasil metabolisme virus.

"GeNose ini bukan alat untuk melakukan diagnosa terhadap Covid-19, ini adalah alat tes cepat. Senyawa orang yang terkena Covid-19 berbeda dengan orang yang tidak terkena, dan itu bisa dibaca dengan bantuan kecerdasan artifisial," terang Menteri Bambang

Dengan adanya kecerdasan artifisial ini, lanjut Bambang, maka sifatnya machine learning sehingga tingkat akurasi semakin lama lebih baik.

Dan setelah mengantongi izin edar Kementerian Kesehatan pada 24 September 2020 lalu, Menristek menyebut GeNose C19 telah dihilirkan ke lima perusahaan dengan kapasitas produksi sampai 10.000 unit pada Februari nanti.

Sementara itu, Moeldoko menyampaikan GeNose C19 bisa menjadi solusi menyiasati perkembangan Covid-19 agar mampu terdeteksi dengan lebih cepat.

Harapannya, GeNose C19 bisa digunakan di berbagai lokasi strategis, sehingga membantu mengembalikan mobilitas kegiatan masyarakat.

"GeNose mampu bekerja secara efektif, dengan ciri-ciri yang dimiliki yaitu akurat, aman, cepat, murah, dan sesuai kebutuhan. Lima karakter ini menjadi solusi bagi kita semua, pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh Tim. Kami akan ikut serta mensosialisasikan penggunaan alat ini," terang Moeldoko.

TAGS : Menristek Kepala BRIN GeNose Alat Skrining Covid-19 Moeldoko




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :