Sabtu, 06/03/2021 05:54 WIB

Angkut Batu Bara ke Korut, AS Sanki Jalur Pelayaran China dan Vietnam

Langkah itu dilakukan seminggu setelah seorang pejabat AS yang berurusan dengan Korea Utara mengkritik tajam China karena tidak berbuat lebih banyak untuk menegakkan sanksi.

Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) di Washington, DC (Foto: Presstv)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi pada jalur pelayaran China dan Vietnam karena mengangkut batu bara Korea Utara, bagian dari upaya yang dijanjikan untuk meningkatkan penegakan sanksi.

Departemen Keuangan AS mengatakan sedang mengambil tindakan terhadap tiga perusahaan yang berbasis di China daratan, dua beroperasi di Vietnam dan satu berbasis di Hong Kong bersama dengan empat kapal.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan, perusahaan dan kapal mengangkut batu bara keluar dari Korea Utara yang bertentangan dengan sanksi PBB dan meskipun ada kekhawatiran bahwa produksinya bergantung pada kerja paksa di kamp penjara.

"Korea Utara terus menghindari larangan PBB atas ekspor batu bara, penghasil utama pendapatan yang membantu mendanai program senjata pemusnah massal," kata Mnuchin dalam sebuah pernyataan.

Sanksi tersebut memblokir semua aset perusahaan di AS dan melakukan transaksi dengan perusahaan atau kapal yang akan dituntut.

Langkah itu dilakukan seminggu setelah seorang pejabat AS yang berurusan dengan Korea Utara mengkritik tajam China karena tidak berbuat lebih banyak untuk menegakkan sanksi.

Pejabat itu, Alex Wong, mengakui bahwa Korea Utara belum mengambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya meskipun ada tiga pertemuan antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un.

Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun, yang bertanggung jawab atas diplomasi dengan Korea Utara, mengunjungi Korea Selatan minggu ini untuk membahas apa yang bisa menjadi konsultasi tatap muka terakhirnya sebelum Trump meninggalkan jabatannya. (AFP)

TAGS : Korea Utara Sanksi AS Steven Mnuchin Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :