Kamis, 21/01/2021 02:20 WIB

Penyuntikan Vaksin COVID-19 di Jerman Makan Waktu Setahun

Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.

Vaksinasi flu selama kehamilan aman bagi ibu dan anak-anak, sebuah studi baru ditemukan. Foto milik HealthDay News

Berlin, Jurnas.com -  Kepala panel ahli Jerman untuk penggunaan vaksin (STIKO) memperkirakan negara itu membutuhkan waktu hingga 2022 untuk menyuntik seluruh penduduknya dengan vaksin virus corona baru (COVID-19), karena keterbatasan kapasitas.

 

"Jika Anda dapat memberikan suntikan pada 150.000 hingga 200.000 orang sehari, jadi selama lima atau enam hari seminggu - dengan asumsi vaksin tersedia dan orang bersedia untuk divaksinasi - maka Anda dapat menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan," kata kepala dari STIKO, Thomas Mertens kepada Rheinische Post.

"Maka Anda perlu 100 hari untuk memvaksinasi 15 juta orang," sambung dia menurut ringkasan wawancara yang akan diterbitkan oleh surat kabar harian itu, Kamis (3/12).

Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.

Moderna dan Pfizer-BioNTech bersaing ketat untuk meluncurkan vaksin COVID-19 mereka setelah keduanya mengajukan permohonan persetujuan darurat Uni Eropa minggu ini, meskipun ada ketidakpastian apakah peluncuran dapat dimulai tahun ini.

Inggris menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech pada Rabu (2/12), melampaui Amerika Serikat dan Eropa untuk menjadi negara pertama di Barat yang secara resmi mendukung suntikan yang katanya akan menjangkau orang-orang yang paling rentan awal pekan depan.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa 60 persen hingga 70 persen populasi perlu memperoleh kekebalan, baik melalui vaksin COVID-19 atau melalui infeksi, agar pemerintah mencabut pembatasan seperti pembatasan pertemuan pribadi. Vaksinasi tidak wajib di Jerman. (Reuters)

TAGS : Penyuntikan Vaksin COVID-19 Jerman Vaksin Pfizer Vaksin BioNTech




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :