Senin, 25/01/2021 07:17 WIB

Kementan Dorong Pelaku UMKM Pangan Lokal Go Digital

Setidaknya ada tiga konsep yang menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat pangan lokal tersebut, yaitu mulai dari budidaya, pengolahan hingga aspek.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat melakukan Launching Marketplace dan Ekspose UMKM Pangan Lokal di Summarecon Mall, Bekasi, Kamis (26/11).

Bekasi, Jurnas.com  - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pangan lokal untuk memanfaatan platform digital untuk memperluas dan mendekatkan akses pangan lokal kepada masyarakat.

Dorongan itu disampaikan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat melakukan Launching Marketplace dan Ekspose Pangan Lokal/" style="text-decoration:none;color:red;font-weight:bold">UMKM Pangan Lokal di Summarecon Mall, Bekasi, Kamis (26/11).

"Saya merasa dimasa pandemi seperti ini, ada pendekatan pasar baru yang bisa kita dorong, orang bisa memesan makan dari rumah dengan sistem digital, tinggal klik, pilih makanan lokal yang kita suka, dari Jakarta bisa kita kirim kemana saja, dan cara - cara digital seperti ini akan terus kita dukung dan tingkatkan," kata Syahrul.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu mengatakan, Indonesia memiliki sumber kekayaan pangan lokal yang melimpah. Setidaknya ada tiga konsep yang menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat pangan lokal tersebut, yaitu mulai dari budidaya, pengolahan hingga aspek.

"Yang pertama dan yang terpenting itu budidaya, sesuai dengan konsep yang dikatakan Presiden untuk sektor pertanian, salah satunya adalah memperkuat budidaya, budidaya yang dimaksud bisa kita lakukan dimana saja, bahkan memanfaatkan lahan - lahan diperkarangan rumah kita," terang Syahrul.

Kedua, lanjut Syahrul, adalah fokus pada sisi pengolahan, termasuk industrinya, ia percaya bahwa Indonesia memiliki kemampuan yang cukup besar dalam mengolah komoditas - komoditas pangan lokal tersebut.

"Kenyang itu tidak harus nasi, melalui kegiatan ini saya bisa melihat, bagaimana kita mampu mengolah komoditas pangan lokal menjadi makanan yang sangat menarik, tadi saya lihat ada mie dari talas, sorgum dan sumber pangan lainnya," ujar Syahrul.

Ketiga, yang juga tidak kalah penting membuka ruang pemasaran yang langsung dan juga digital lewat berbagai marketplace. Syahrul berharap pandemi ini dapat membuka peluang bagi UMKM untuk berkreasi dalam menciptakan pasar baru.

"Pemasaran adalah konsep terakhir yang juga perlu untuk kita dorong. Kedepan saya akan bersurat ke para kepala daerah untuk memberi ruang pada pengusaha UMKM pangan lokal agar dapat memasarkan produknya di tempat yang strategis di wilayahnya" kata Syahrul.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi menyatakan akan mengimplementasikan tiga fokus arahan Menteri Pertanian tersebut lewat strategi - strategi khusus untuk mencapai target diversifikasi pangan lokal secara maksimal.

"Pertama seperti yang pak Menteri katakan, kami akan fokus pada peningkatan produksi dan keteserdiaan pangan lokal itu sendiri, kedua kami akan lakukan promosi atau kampanye baik secara formal baik melalui peraturan, surat edaran, ataupun dalam bentuk instruksi, sedangka dari sisi informalnya kami akan lakukan promosi lewat media sosial," kata Agung.

Agung juga mengatakan, pihaknya akan memperbaiki akses masyarakat kepada pangan lokal, lewat penguatan UMKM melalui pendampingan, fasilitasi pelatihan peningkatan kapasitas produksi dan branding produk hingga kemudahan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

"Dan yang terpenting, kami juga akan berupaya membuka akses UMKM ke pasar fisik dan daring," kata Agung.

Sebagai informasi acara Launching Marketplace dan Ekspose Pangan Lokal/" style="text-decoration:none;color:red;font-weight:bold">UMKM Pangan Lokal ini akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 26 sampai 29 November 2020.

Untuk meningkatkan kapasitas para pengusaha UMKM pangan lokal binaan, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penderasan Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras yang diadakan di Harris Hotel and Covention Bekasi

TAGS : UMKM Pangan Lokal Pamanfaatan Teknologi Syahrul Yasin Limpo Pangan Lokal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :