Sabtu, 16/01/2021 10:02 WIB

IQFAST Kementan Masuk Top 45 Inovasi Layanan Publik

Barantan akan mengembangkan dan bersinergi dengan kementerian dan lembaga lain seperti Kementerian Keuangan, LNSW dan Bea Cukai.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo saat mengambil penghargaan Pelayanan Publik terbaik untuk inovasi Indonesia Quarantine Full Automation System (IQFAST) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Rabu (25/11).

Jakarta, Jurnas.com - Melalui inovasi layanan publik perkarantinaan berupa aplikasi Indonesia Quarantina Full Automation System (IQFAST), Kementerian Pertanian berhasil meraih penghargaan 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB Tjahjo Kumolo dan diterima langsung oleh Menteri Pertanian Syahtrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (25/11).

"Aplikasi IQFAST merupakan media transparansi kebijakan Kementan, menjadi kepentingan rakyat yang dapat diakses oleh publik," kata Syahrul.

Syahrul juga menyampaikan, Kementan mendapatkan dua penghargaan sekaligus, yaitu dari komisi Komisi Informasi Pusat sebagai terbaik pertama dalam layanan keterbukaan informasi publik dan sjuga mendapatkan penghargaan dari Kemenpan RB sebagai Top Inovasi Layanan Publik.

Masih menurutnya, IQFAST yang dikembangkan oleh Badan Karantina Pertanian (Barantan) selain untuk mempercepat layanan karantina juga membuka ruang partisipasi publik dan ikut bersinergi dalam kebijakan-kebijakan negara.

"Kedepan, aplikasi ini harus terus dikembangkan dan diadopsi bagi yang memerlukan," kata Syahrul.

Kepala Barantan, Ali Jamil menjelaskan bahwa pihaknya akan kedepan terus mengembangkan dan bersinergi dengan kementerian dan lembaga lain seperti Kementerian Keuangan, Lembaga National Single Window (LNSW) dan Bea Cukai.

Selain untuk mengoptimalkan tugas fungsi perkarantinaan sekaligus mendorong ekspor komoditas pertanian.

Sementara itu Wakil Presiden Amir Ma`ruf yang membuka acara tersebut mengajak seluruh instansi pemerintah untuk mengeksplorasi metode baru pelayanan publik. Menurutnya penghargaan inovasi pelayanan publik harus menjadi model, dan dikembangkan melalui transfer pengetahuan.

Cara dan metode baru pelayanan publik harus terus dieksplorasi sesuai kebutuhan," ujar Ma`ruf Amin.

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 tersebut diikuti oleh 3.059 inovasi seluruh Indonesia baik dari pemerintah maupun sektor swasta.

Tahapan seleksinya sendiri meliputi seleksi administratif, penilaian proposal tim independen, penetapan Top 99, presentasi dan wawancara oleh Tim Panel Independen dan penetapan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik serta 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovations 2020.

TAGS : IQFAST Kementan Badan Karantina Pertanian Syahrul Yasin Limpo Pelayanan Publik




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :