Sabtu, 28/11/2020 09:32 WIB

Anggota DPR Apresiasi Peningkatan Nilai Keagamaan di Jawa Barat

Program-program upaya peningkatan nilai keagamaan dan kehidupan antar umat beragama yang sudah terlaksana di Provinsi Jawa Barat mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq.

Anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanulhaq

Jakarta, Jurnas.com - Program-program upaya peningkatan nilai keagamaan dan kehidupan antar umat beragama yang sudah terlaksana di Provinsi Jawa Barat mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq.

Hal tersebut ia disampaikan saat pertemuan tim kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI dengan Kanwil Kemenag Jabar yang juga dihadiri oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta jajaran.

“Saya sangat mengapresiasi program-program keagamaan di Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan nilai keagamaan. Itu akan kita (Komisi VIII) sinergikan dengan mitra kerja terkait yakni Kementerian Agama terutama soal perluasan komplek keagamaan atau yang kita sebut Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat,” kata Maman.

Politisi dapil Jawa Barat IX ini melanjutkan, poin berikutnya yang tak kalah penting dalam meningkatkan nilai keagamaan di Jabar yakni  gerakan membuat literasi khazanah-khazanah kitab kuning yang dikarang oleh para ulama di Jawa Barat.

“Hal ini sangat penting terutama untuk memunculkan kembali Jawa Barat sebagai ikon keagamaan yang moderat,” tambahnya. 

Selanjutnya, Maman juga mengapresiasi pengembangan nilai-nilai keagamaan melalui internet yang menyentuh pesantren oleh para guru pengajian dan da’i.

“Kemampuan mereka dalam dakwah global ini semua akan dimulai dari Jawa Barat, kemudian merambah masyarakat global,” tambah Maman. 

Di samping itu, politikus Fraksi PKB ini mengatakan, Komisi VIII DPR RI akan menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait kejelasan Bandar Udara Kertajati sebagai embarkasi haji. Dimana, Menteri Agama Fachrul Razi sudah menyatakan tidak ada kendala Jemaah haji diberangkatkan dari Kertajati.

“Menteri Agama sudah oke bahwa embarkasi haji di Kertajati. Tetapi kita barusan mendapat informasi dari Gubernur bahwa Menteri Perhubungan mempertanyakan kembali soal kemungkinan penerbangan internasional haji dipusatkan di satu tempat penerbangan yaitu di Bandara Soekarno-Hatta. Ini tentu menyalahi program Presiden yang memang meminta ada bandara internasional di Jawa Barat,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya selalu mendorong bahwa embarkasi haji tetap di Kertajati. Hal ini sebagai bukti upaya peningkatan nilai-nilai keagamaan yang bisa memacu umat muslim Provinsi Jawa Barat untuk berangkat menunaikan ibadah haji

TAGS : Komisi VIII DPR Nilai Keagamaan Pemprov Jawa Barat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :