Rabu, 25/11/2020 20:48 WIB

Guardiola Kritik Penolakan Lima Kali Pergantian Pemain di Liga Inggris

Kompetisi membuat kesalahan dengan kembali mengizinkan hanya tiga kali pergantian per pertandingan,

Jurgen Klopp bersama Pep Guardiola

Jakarta, Jurnas.com - Manajer -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Manchester City, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Pep Guardiola menilai bahwa klub Liga Premier yang menolak mengizinkan lima pergantian pemain musim ini tidak memikirkan kepentingan terbaik para pemain.

Menurut Pep, kompetisi membuat kesalahan dengan kembali mengizinkan hanya tiga kali pergantian per pertandingan, setelah mengizinkan lima kali pada tahap penutupan musim lalu setelah lockdown.

"Saya tidak ingin melihat pemain cedera. Jika orang percaya itu karena saya mempertahankan posisi City, hapus pernyataan saya karena itu jauh dari apa yang ingin saya katakan," katanya dilansir Sportmole, Sabtu (31/10).

Badan sepak bola dunia FIFA telah memberikan kelonggaran hingga lima pergantian pemain untuk berlanjut pada musim 2020-21, untuk alasan kesejahteraan pemain di tengah pandemi virus corona, tetapi klub-klub Liga Premier menolak melanjutkannya.

Sementara itu, City akan menghadapi tim Blades di Bramall Lane yang belum menang musim ini. Guardiola bingung dengan awal yang buruk setelah musim pertama yang mengesankan musim lalu kembali di papan atas di bawah Chris Wilder.

"Sheffield (United) adalah salah satu tim terkuat di Liga Premier. Posisi mereka di klasemen adalah contoh lain betapa anehnya dunia kita saat ini," katanya.

"Sepak bola mereka luar biasa, jauh lebih baik daripada poin mereka saat ini. Saya adalah penggemar berat Bill Wilder (sic), apa yang telah dia lakukan dengan tim ini."

TAGS : Manchester City Liga Inggris Pep Guardiola -




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :