Senin, 30/11/2020 03:16 WIB

Partai Banteng Resmikan Kantor Baru 5 Lantai di Kota Gudeg

Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Bung Karno dilahirkan di Yogyakarta pada 23 Januari 1947.

Tarian Khas Yogyakarta, tampil membuka kantor mewah PDIP di kota gudeg

Jakarta, Jurnas.com - Tarian budaya tradisional khas Daerah Istimewa Yogyakarta ditampilkan di awal acara peresmian kantor Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Yogyakarta, secara virtual, Rabu (28/10/2020).

Gedung kantor baru ini dipersembahkan khusus untuk Megawati Soekarnoputri, yang lahir di kota Gudeg yang pernah jadi ibukota negara republik Indonesia. Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto juga lahir dan berasal dari kota budaya itu.

"Kantor DPD PDI Perjuangan di Yogyakarta ini dipersembahkan secara khusus kepada ibu ketua umum Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto di sela-sela acara peresmian yang digelar secara virtual, Selasa (28/10/2020).

Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Bung Karno dilahirkan di Yogyakarta pada 23 Januari 1947. Saat itu, belum genap dua tahun Indonesia merdeka. Dan para bapak pemimpin bangsa masih dikejar-kejar oleh kekuatan penjajah kolonial, sehingga harus kerap berpindah tempat tinggal termasuk ke Yogyakarta.

Megawati berharap pembangunan kantor baru, termasuk di Yogyakarta ini, bisa menginspirasi agar kantor sejenis bisa dibangun di kota lain.

“Kantor ini diselesaikan cukup lama. Mungkin dua tahunan. Tapi walau pelan, tapi progresnya selalu ada. Di daerah lain, banyak alasan. Katanya tak ada uang, bu. Tapi itu karena tak diusahakan. Jadi butuh perjuangan serupa (seperti di Yogyakarta, red),” kata Megawati.

Terinspirasi oleh Megawati sebagai presiden RI kelima RI yang punya perhatian besar terhadap pelestarian lingkungan. Maka gedung PDIP Yogyakarta dibangun secara khusus dengan konsep hijau.

“Disain gedung ini inspirasinya dari concern Ibu Megawati selama ini, yakni green building. Jadi dimana kader harus memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Hasto.

Kata Hasto kantor partai tersebut bukan hanya menjadi pusat administrasi, namun berfungsi juga sebagai rumah rakyat dan rumah budaya. Gedung itu terdiri dari 5 lantai dimana ruang lobi luas dan terbuka hingga keatas di lantai kesatu. Di sana ada juga taman budaya. klinik kesehatan dengan layanan dokter gratis, dan mushola nyaman.

Di lantai kedua disiapkan ruang ketua umum partai, ruang pimpinan dan pengurus DPD PDIP Yogyakarta, serta ruang rapat representatif.

Tersedia juga ruang komunal di lantai ketiga yang bisa menjadi coworking space untuk bekerjadan berkegiatan.

Lalu ada ruang khusus perpustakaan serta ruang kebudayaandan berkesenian yang bisa dipakai oleh masyarakat umum.

“Kantor partai ini bukan hanya menjadi pusat administrasi, namun berfungsi juga sebagai rumah rakyat dan rumah budaya,” tegas Hasto.

Selain itu, DPP PDIP juga sekalian meresmikan gedung sekolah partai di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Gedung itu menjadi pusat penggemblengan kader partai agar terbangun kesadaran ideologi politik. Dan juga kesadaran untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Lebih jauh, Hasto mengatakan bahwa gedung kantor partai bagi PDIP selalu memiliki makna ideologis. Contohnya kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, yang menjadi saksi bagaimana kejamnya upaya pemerintahan otoriter era Orde Baru. 

“Bagaimana kantor ini jadi saksi perjuangan politik melawan pemimpin otoriter. Akhirnya kekuatan otoriter dihancurleburkan. Tetapi Bung Karno justru tetap sebagai sumber semangat kita, akhirnya terbukti kita tak bisa dihancurleburkan karena kita punya ideologi Pancasila,” tuntas Hasto.

TAGS : Megawati Soekarnoputri Kantor Partai Yogyakarta




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :