Selasa, 24/11/2020 16:24 WIB

Ketua AAEI Optimistis Harga BRIS Bisa Capai Rp2.800

 Bank Mandiri yang merupakan bank hasil merger empat bank, yakni Bank Exim, Bank Bumi Daya, Bapindo, dan Bank Dagang Negara pada 1999.

Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI),Edwin Sebayang. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), menilai harga saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) saat ini belum mahal.

Ketua Umum AAEI, Edwin Sebayang menerangkan bahwa perhitungan harga wajar BRIS setelah merger atau proses difusi sekitar Rp1.900-an.

"Jadi kejatuhan saham BRIS saat ini adalah suatu kesempatan melakukan pembelian saham tersebut. Saya optimistis kedepannya saham BRIS bisa mencapai minimal Rp 2.800-an," ujarnya.

Ia mencontohkan, Bank Mandiri yang merupakan bank hasil merger empat bank, yakni Bank Exim, Bank Bumi Daya, Bapindo, dan Bank Dagang Negara pada 1999.

Saat masuk bursa dan mulai mencatatkan sahamnya di bursa efek pada 2003, lanjut dia, harga sahamnya hanya Rp675 per saham. "Sekarang, harga saham BMRI sudah mencapai Rp5.525," kata Edwin.

TAGS : Harga Saham Harga BRIS Edwin Sebayang




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :