Rabu, 02/12/2020 00:30 WIB

Gus AMI Luncurkan Platform Santrinet, Kado Istimewa di Hari Santri Nasional

Pesantren sebagai wajah asli Islam Indonesia tetap mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan global.

Peringatan Hari Santri 22 Oktober 2020 secara daring

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Panglima Santri, Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) meluncurkan platform digital bernama Santrinet.

Platform digital ini sebuah kado istimewa dalam peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2020.

Ada pesan istimewa yang penuh makna dari peluncuran Santrinet. Bahwa santri di pondok pesantren juga tetap eksis belajar dan menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin di era digital ini.

“Santri itu punya karakter tradisi ke-Islaman yang kuat, sekaligus adaptif terhadap kemajuan jaman tanpa mencabut akar tradisi,” ujar Gus AMI dalam peringatan Hari Santri Nusantara di Malang, Kamis, (22/10/2020).

Dalam acara yang dihadiri Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar itu, Gus AMI menyebut kehadiran platfirm santrinet juga mempertegas bahwa pesantren sebagai wajah asli Islam Indonesia tetap mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan global.

"Prinsipnya adalah pengembangan pesantren adalah al-muhafadhoh ala al-qodim as-sholih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah yang selama ini dibuktikan dengan eksistensi dan peran pesantren yg senantiasa relevan di setiap zaman," jelas Gus AMI.

Platform Santrinet ini dikembangkan sebagai perwujudan nyata, bahwa santri pun melek teknologi dan bisa eksis di dunia maya. Dan eksistensi itu pun sangat positif karena menjadi sarana penyebaran nilai-nila Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), Islam rahmatan lil alamin.

"Dengan mengakses santrinet, maka kita telah ikut berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang berlandas pada prinsip-prinsip tawassut, tasamuh, ta’adul serta tawazun sebagaimana terkandung dalam ajaran Aswaja," jelas Gus AMI.

Terlebih di era pandemi Covid-19, Gus AMI menyebut platform digital santrinet ini menjadi saluran penting untuk meneguhkan bahwa santri selalu punya peranan penting bagi bangsa Indonesia, termasuk ketika menghadapi Pandemi Covid-19,

Terlebih Indonesia adalah negara yang sudah menyerap digitalisasi, karena terdapat sekitar 175,4 juta pengguna internet. Artinya, 64 persen penduduk Indonesia mempunyai akses ke dunia digital.

Dengan platform santrinet ini, lanjut Gus AMI, pesantren tetap dapat menjadi garda depan dalam pengembangan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin dan sebagai pusat peradaban Islam Indonesia.

TAGS : Santrinet Abdul Muhaimin Iskandar Hari Santri Nasional




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :