Sabtu, 28/11/2020 08:43 WIB

Barack Obama akan Kerahkan Pendukungnya Dukung Joe Biden

Barack Obama akan tampil pertama kali pada kampaye pemilihan presiden AS untuk mendukung kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Barack Obama

Washington, Jurnas.com  - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama akan tampil pertama kali pada kampaye pemilihan presiden AS untuk mendukung kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang bersaing ketat dengan petahan, Donald Trump di sejumlah negara bagian.

Obama, yang menjalani delapan tahun masa jabatannya dengan Biden sebagai wakil presidennya, mendesak para pendukungnya memberikan suara lebih awal untuk Biden dan kandidat Demokrat lainnya dalam kampanye di kota terbesar Pennsylvania, Philadelphia

Trump akan menuju ke North Carolina, negara bagian medan pertempuran penting lainnya di mana jajak pendapat menunjukkan persaingan yang ketat, untuk mengadakan rapat umum dengan para pendukung pada Rabu malam.

Penampilan publik yang langka oleh Obama, yang sering menjadi sasaran serangan Trump dan masih menjadi salah satu bintang terbesar Partai Demokrat hampir empat tahun setelah meninggalkan Gedung Putih, datang pada saat yang kritis.

Biden dan Trump bertemu dalam debat kedua dan terakhir mereka pada Kamis (22/10) malam, memberikan kesempatan kepada Partai Republik untuk mengubah lintasan perlombaan yang dipimpin Biden dalam jajak pendapat nasional.

Manajer kampanye Biden, Jen O`Malley Dillon memperingatkan staf dan pendukung bahwa dia melihat persaingan lebih sengit di 17 negara bagian yang dianggap kampanye sebagai medan pertempuran daripada disarankan jajak pendapat nasional yang menunjukkan keunggulan konsisten untuk Biden.

"Seperti yang dikatakan Presiden Obama, ini adalah momen yang serba bisa, dan dia berharap untuk mencapai jejak secara langsung, jarak sosial, karena kita hanya dua minggu lagi dari pemilihan terpenting dalam hidup kita," kata ajudan Obama, berbicara dengan syarat anonim.

Biden menganggap tempat kelahirannya di Pennsylvania, negara bagian yang kalah tipis dari Trump pada 2016, sebagai penentu yang harus dimenangkannya. Mantan wakil presiden telah mengunjungi negara bagian lebih dari yang lain selama kampanye pemilihan umum.

Trump mendapatkan dukungan di Biden di Pennsylvania, menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada Senin (19/10), yang menunjukkan Biden memimpin dengan 49% hingga 45%, sedikit lebih sempit dari seminggu sebelumnya.

"Jika kita memenangkan Pennsylvania, kita memenangkan semuanya," kata Trump pada Selasa (20/10) di Erie, sudut barat laut Pennsylvania, di mana dia memperingatkan para pendukung bahwa kebijakan Biden akan menghancurkan energi negara dan pekerjaan manufaktur. (Reuters)

TAGS : Barack Obama Pilpres Amerika Serikat Joe Biden Donald Trump




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :