Rabu, 02/12/2020 23:32 WIB

Polisi Akan Tindak Tegas Penyalahgunaan Ambulans di Tengah Aksi

Ambulans di DKI Jakarta dilakukan pendataan di tengah aksi menolak Omnibus Law hari ini. Kenapa?

Ambulans yang berusaha kabur dan menabrak anggota kepolisian. (Foto : Jurnas/Video Viral).

Jakarta, Jurnas.com- Antisipasi penyalahgunaan ambulans dalam aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja hari ini, Selasa (20/10/2020), Polda Metro Jaya langsung melakukan pendataan bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Pendataan dilakukan sesuai dengan ambulans yang diturunkan dan di beberapa lokasi. Ini untuk mencegah penyalahgunaan ambulans seperti yang terjadi pada aksi sebelumnya dengan membawa batu dan peserta aksi.

"Kami tindak tegas yang menyalahgunakan ambulans ya. Dan kami telah koordinasi dari Dinas Kesehatan DKI untuk bisa mendata ambulans-ambulans yang ada, mengontrol membantu kita," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (20/10).

"Jangan sampai ada penyalahgunaan ambulans ya. Kalau sampai digunakan untuk membawa batu untuk pendemo, kami langsung tindak tegas,” lanjut Yusri Yunus memperingatkan.

Polda Metro juga sangat mengapresiasi penyediaan ambulans untuk mengawal aksi dan digunakan jika dibutuhkan di lapangan demi aksi kemanusiaan.

"Sangat mendukung jika ambulans digunakan untuk kemanusiaan. Memang itu kebutuhannya,” jelas Yusri.

Diketahui, sebuah ambulans sempat viral saat kabur dikejar polisi. Ambulans itu digunakan untuk membawa pendemo pada Selasa (13/10/2020) lalu. Bahkan ambulans hamper menabrak anggota kepolisian.

TAGS : Ambulans DKI Polda Metro Dinkes DKI




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :