Jum'at, 04/12/2020 12:14 WIB

Tekan Kasus COVID-19, WHO Desak Eropa Terapkan Kontrol Lebih Ketat

Infeksi baru mencapai 100.000 setiap hari di Eropa, dan wilayah tersebut baru saja mencatat kejadian mingguan tertinggi kasus COVID-19 sejak awal pandemi, dengan hampir 700.000 kasus dilaporkan.

Sebuah pusat perawatan untuk pasien coronavirus di Sanaa, Yaman pada 12 April 2020 [Badan Mohammed Hamoud / Anadolu]

London, Jurnas.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, menerapkan kontrol yang lebih ketat untuk mengekang penularan COVID-19 dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa di seluruh Eropa sebelum Februari.

Mendesak Eropa meningkatkan langkah cepat menahan gelombang kedua pandemi COVID-19, Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge mengingatakan bahwa situasi saat ini lebih dari sebelumnya, waktu pandemi pertema kali muncul di Benur Biru itu.

Infeksi baru mencapai 100.000 setiap hari di Eropa, dan wilayah tersebut baru saja mencatat kejadian mingguan tertinggi kasus COVID-19 sejak awal pandemi, dengan hampir 700.000 kasus dilaporkan.

"Lonjakan musim gugur dan musim dingin terus terjadi di Eropa, dengan peningkatan eksponensial dalam kasus harian dan peningkatan persentase yang sesuai dalam kematian harian," ujar Kluge pada briefing daring.

"Saatnya untuk melangkah. Pesan kepada pemerintah adalah, `Jangan menahan diri dengan tindakan yang relatif kecil untuk menghindari tindakan merusak yang menyakitkan seperti yang kita lihat di putaran pertama (pada bulan Maret dan April),`" sambungnya.

Lebih dari 38 juta orang di seluruh dunia telah dilaporkan terinfeksi COVID-19, dan 1,1 juta telah meninggal.

Kluge mengutip proyeksi dari apa yang dia gambarkan sebagai model epidemiologi yang dapat diandalkan dan mengatakan bahwa mereka tidak optimis untuk kawasan Eropa.

"Model ini menunjukkan bahwa kebijakan pelonggaran yang berkepanjangan dapat mendorong - pada Januari 2021 - kematian harian pada tingkat empat hingga lima kali lebih tinggi daripada yang kami catat pada bulan April," katanya.

Meski demikian, dengan langkah pengetatan yang sederhana dan cepat sekarang, seperti memberlakukan pemakaian masker yang meluas dan mengendalikan pertemuan sosial di ruang publik atau pribadi dapat menyelamatkan hingga 281.000 nyawa pada Februari di 53 negara yang membentuk kawasan Eropa

"Di bawah skenario yang lebih ketat secara proporsional, model tersebut jauh lebih optimis," katanya. " Waktu pandemi tidak selalu berarti `masa gelap`. "ujarnya (Reuters/CNA)

TAGS : Pandemi COVID-19 Organisasi Kesehatan Dunia Eropa Hans Kluge




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :