Jum'at, 04/12/2020 11:51 WIB

Mike Pompeo Bela 12 warga Hong Kong yang Ditahan China

Pernyataan Pompeo datang ketika polisi Hong Kong pekan lalu menangkap sembilan orang lainnya yang dicurigai membantu 12 orang itu meninggalkan kota.

Direktur Central Intelligence Agency (CIA), Mike Pompeo (Foto: via Financial Tribune)

Hong Hong, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo membela 12 warga Hong Kong yang ditahan oleh China ketika diduga mencoba melarikan diri ke Taiwan dengan perahu pada Agustus. Menurutnya, tahanan tersebut tidak melakukan kejahatan.

"Mereka hanya percaya bahwa mereka layak atas kebebasan dan hak yang tidak dapat dicabut karena setiap orang," kata Pompeo dalam sambutan virtual yang disampaikan pada Upacara Penghargaan Kebebasan John S. McCain, Rabu (14/10).

"Mereka tidak sendirian dalam keyakinan itu. Amerika mendukung mereka," sambungnya.

Kedua belas orang tersebut, beberapa di antaranya terkait dengan protes anti-pemerintah dan menghadapi dakwaan di Hong Kong sebelum penangkapan mereka, ditahan di kota selatan Shenzhen di mana mereka menunggu penuntutan.

Dua di antaranya diduga melakukan penyeberangan perbatasan secara ilegal, sedangkan 10 lainnya diduga memasuki perairan daratan secara ilegal.

Kelompok itu diyakini sedang menuju Taiwan yang berpemerintahan sendiri ketika ditangkap, menyusul pemberlakuan undang-undang keamanan nasional yang menargetkan ekspresi politik di Hong Kong semi-otonom. Taiwan adalah pilihan populer di kalangan penduduk Hong Kong yang ingin meninggalkan kota.

Kerabat mengatakan bahwa mereka ditahan tanpa komunikasi dan belum diberi akses ke pengacara yang ditunjuk oleh keluarga.

Pernyataan Pompeo datang ketika polisi Hong Kong pekan lalu menangkap sembilan orang lainnya yang dicurigai membantu 12 orang itu meninggalkan kota. Kelompok sembilan orang itu diyakini telah menyediakan akomodasi dan transportasi.

Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam berulang kali mengatakan bahwa 12 orang yang ditahan harus menghadapi hukum di China daratan, karena mereka ditangkap karena pelanggaran di sana. 

Meskipun Hong Kong adalah bagian dari China, namun memiliki sistem peradilan dan imigrasi yang terpisah dari daratan, dengan kontrol perbatasan terpisah.

TAGS : Amerika Serikat Hong Kong Mike Pompeo China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :