Rabu, 21/10/2020 19:49 WIB

Sao Paulo Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Vaksin Sinovac Biotech China

Sao Paulo, negara bagian terpadat di Brasil, adalah salah satu lokasi uji klinis Fase III untuk vaksin Sinovac yang dilakukan oleh Institut Butantan negara bagian, sebuah pusat penelitian biomedis terkemuka.

Menurut ilmuwan Inggris, vaksin Covid-19 baru akan tersedia paling cepat awal tahun depan (Foto: Mirror)

Sao Paulo, Jurnas.com - Pemerintah negara bagian Sao Paulo, Brasil menandatangani kontrak senilai US$90 juta atau sekitar Rp1,3 triliun untuk menerima 46 juta dosis vaksin potensial dari Sinovac Biotech China.

Sao Paulo, negara bagian terpadat di Brasil, adalah salah satu lokasi uji klinis Fase III untuk vaksin Sinovac yang dilakukan oleh Institut Butantan negara bagian, sebuah pusat penelitian biomedis terkemuka.

Dilansir dari Reuters, perjanjian Rabu (30/9) membuat bagian formal dari pengaturan yang ada di mana Sinovac setuju untuk memberikan 60 juta dosis pada akhir Februari.

Gubernur Sao Paulo, João Doria mengatakan dalam konferensi pers bahwa negara bagian dan Sinovac memiliki kesepakatan lisan mengenai pengiriman 14 juta dosis yang tersisa.

Kepala Sinovac Amerika Latin, Xing Han, mengatakan pekan lalu hasil uji coba Fase III akan keluar dalam dua bulan.

Pemerintah negara bagian Brasil telah agresif dalam mendekati pembuat vaksin, dengan negara bagian Bahia dan Parana mencapai kesepakatan total dan membeli atau memproduksi vaksin Sputnik 5 Rusia.

Doria berharap untuk mulai meluncurkan vaksin pada bulan Desember.

TAGS : Sao Paulo Brazil Vaksin China Sinovac Biotech China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :