Rabu, 21/10/2020 19:26 WIB

Sebanyak 16 Orang Tewas Kecelakaan Tambang Batu Bara China

Kecelakaan pertambangan sering terjadi di China, di mana industri memiliki catatan keselamatan yang buruk dan peraturan seringkali ditegakkan dengan lemah.

Ilustrasi Tambang

Beijing, Jurnas.com - Pemerintah kota Chongqing mengatakan, 16 orang tewas dalam kecelakaan tambang batu bara China barat daya pada Minggu (27/9). Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia.

Sebanyak 17 orang terjebak di tambang yang terletak persis di luar kota Chongqing. Satu orang dibawa ke rumah sakit, dan yang lainnya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kantor berita negara Xinhua mengatakan tingkat karbon monoksida yang berbahaya dihasilkan setelah ban berjalan terbakar. "Investigasi sedang dilakukan," tambahnya.

Fasilitas itu, Tambang Batubara Songzao, merupakan milik perusahaan energi negara, Chongqing Energy.

Dikutip dari Aljazeera, kecelakaan pertambangan sering terjadi di China, di mana industri memiliki catatan keselamatan yang buruk dan peraturan seringkali ditegakkan dengan lemah.

Sedikitnya 14 pekerja tewas dalam ledakan batu bara dan gas Desember lalu di sebuah tambang di provinsi Guizhou barat daya. Kemudian, pada Desember 2018, tujuh penambang tewas di Chongqing setelah segmen penghubung lompatan rusak dan jatuh dari poros.

Pada bulan Oktober tahun yang sama, 21 penambang tewas di provinsi Shandong timur setelah tekanan di dalam tambang menyebabkan batu patah dan pecah, menghalangi terowongan dan menjebak para pekerja. Hanya satu penambang yang diselamatkan hidup-hidup.

TAGS : Tambang China Batu Bara Kabar Duka Kota Chongqing




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :