Minggu, 25/10/2020 12:17 WIB

Kisah Bale Pasang Sikap "Bodo Mata" Hadapi Kritikan di Madrid

Bale mengalami keretakan hubungan dengan pelatih Zinedine Zidane, dan sebagian besar penggemar Los Blancos.

Gareth Bale mencetak gol salto saat mengandaskan Liverpool di final Liga Champions 2018 (Foto: Real Madrid)

London, Jurnas.com - -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Gareth Bale menegaskan tidak menyesal meninggalkan -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Real Madrid untuk kembali ke Tottenham Spurs.

Pemain sayap itu bergabung dengan Spurs pekan lalu dengan status pinjaman selama satu musim, setelah meninggalkan klub Liga Premier itu ke Real pada 2013 silam dengan biaya rekor dunia saat itu.

"Tidak, saya tidak menyesal, tidak," kata Bale kepada Sky Sports pada Jumat (25/9).

"Saya hanya mencoba dan bermain sepak bola, hanya itu yang bisa saya lakukan dan semua yang dikatakan secara eksternal berada di luar kendali saya," ujar dia.

"Seperti yang saya katakan, saya tidak menyesali apa yang telah saya lakukan, apa pun yang dikatakan orang lain, itu terserah mereka. Saya tahu pendapat saya tentang diri saya dan keluarga saya tahu persis siapa saya, jadi hanya itu yang saya khawatirkan," sambung dia.

Pemain internasional Wales itu memenangkan empat Liga Champions dan dua gelar La Liga selama waktunya di Spanyol. Namun Bale mengalami keretakan hubungan dengan pelatih Zinedine Zidane, dan sebagian besar penggemar Los Blancos.

"Jelas pergi ke budaya yang berbeda, negara yang berbeda, saya harus tumbuh sebagai pribadi, apalagi pesepak bola," ujar Bale.

"Anda hanya belajar bagaimana menghadapi situasi yang Anda hadapi. Jelas saya pernah berada dalam situasi tekanan yang sangat besar. Saya memiliki orang-orang di lapangan yang bersiul di stadion kepada saya," tutur dia.

"Jadi, ya, saya baru saja belajar bagaimana menghadapi hal-hal semacam itu, tidak menganggapnya serius, terlalu memikirkannya, dan terus saja. Ini sepak bola, sesuatu yang Anda sukai dan Anda baru saja melakukannya. perlu memberikan yang terbaik, dan terkadang hanya itu yang dapat Anda lakukan."

Agenda teratas pemain berusia 31 tahun itu adalah mengangkat trofi bersama Spurs, sesuatu yang gagal dilakukan klub sejak 2008.

"Tentu saja, ketika Anda datang ke klub mana pun yang Anda inginkan, Anda ingin membantu tim sebanyak yang Anda bisa," tegas Bale.

TAGS : Real Madrid Gareth Bale -




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :