Minggu, 25/10/2020 11:42 WIB

AS "Paksa" Negara Lain Sanksi Iran

Negara mana pun yang dianggap menentang Washington akan ditolak aksesnya ke sistem dan pasar keuangan AS.

Direktur Central Intelligence Agency (CIA), Mike Pompeo (Foto: via Financial Tribune)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) secara sepihak menyatakan bahwa sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (AS) terhadap Iran kembali berlaku dan berjanji menghukum siapa pun yang melanggarnya.

"Hari ini, AS menyambut baik kembalinya hampir semua sanksi PBB yang sebelumnya dihentikan terhadap Republik Islam Iran," kata Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Menurut Pompeo, saksi itu kembali berlaku mulai pukul 8 malam waktu Washington.

Pemerintah Presiden AS, Donald Trump juga berjanji akan memberikan konsekuensi pada setiap negara anggota PBB yang tidak mematuhi sanksi, meskipun AS  satu-satunya negara di dunia yang percaya bahwa sanksi tersebut akan diberlakukan.

Ancamannya tidak main-main. Seperti dilansir dari Reuters, negara mana pun yang dianggap menentang Washington akan ditolak aksesnya ke sistem dan pasar keuangan AS.

"Jika anggota PBB gagal memenuhi kewajiban mereka menerapkan sanksi ini, AS siap menggunakan otoritas domestik untuk memberlakukan konsekuensi atas kegagalan tersebut dan memastikan bahwa Iran tidak menuai keuntungan dari aktivitas yang dilarang oleh PBB," kata Pompeo.

Ia berjanji bahwa tindakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang terhadap pelanggar.

Dengan 45 hari tersisa hingga Pilpres AS pada 3 November, Trump dapat mengungkap langkah-langkah itu selama pidatonya di Majelis Umum PBB pada  Selasa.

Namun Washington hampir sendirian dalam masalah ini. Semua kekuatan besar lainnya, China, Rusia, dan juga sekutu AS di Eropa sudah menantang klaim tersebut.

"Setiap keputusan atau tindakan yang diambil dengan maksud untuk memasang kembali (sanksi) tidak akan memiliki dampak hukum," kata Prancis, Inggris dan Jerman dalam surat bersama yang dikirim Jumat kepada Dewan Keamanan dan yang salinannya telah diperoleh AFP.

TAGS : Sanksi Iran Amerika Serikat DK PBB Mike Pompeo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :