Minggu, 25/10/2020 14:44 WIB

Upaya BPP Sumberwringin Transfer Teknologi Melalui Demplot Persemaian Padi Tertutup

Tujuan dilaksanakan demplot ini agar tersampaikan informasi teknologi inovasi pertanian terbaru, tercapainya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani.

Persemaian padi tertutup. (Foto: Ist)

Bondowoso, Jurnas.com - Di tengah pandemi Covid 19 yang belum usai, para pejuang pangan harus tetap giat dalam menyediakan pangan untuk 267 juta jiwa penduduk di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran penyuluh pertanian yang begitu penting dalam mendampingi dan mengawal petani.

Salah satu tugas pokok dari penyuluh pertanian yaitu melakukan desiminasi teknologi dan informasi pertanian kepada pelaku utama dan pelaku usaha, melalui proses penyuluhan dengan memakai beberapa metode penyuluhan diantaranya dengan demostrasi plot atau disingkat demplot.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi pertanian saat ini adalah mencukupi pangan bagi seluruh rakyat indonesia.

"Penyuluh harus mendampingi petani untuk genjot produksi, bersama sama turun ke lapangan, sama-sama tanam, olah tanah, panen, mengolah hasil panen, mendistribusikan hasil panen, sehingga petani mendapat penghasilan yang layak," ujar Syahrul.

Untuk percepatan pembangunan pertanian, diperlukan sinergi dan koordinasi pelaksanaan program di lapangan, salah satunya dimulai dari perolehan data pertanian melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) merupakan gerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional berbasis TI melalui optimasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian.

Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sumberwringin melaksanakan demplot untuk menyampaikan salah satu inovasi baru dalam mendukung program ketahanan pangan, demplot yaitu persemaian padi secara tertutup.

Tujuan dilaksanakan demplot ini agar tersampaikan informasi teknologi inovasi pertanian terbaru, tercapainya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, tercapainya peningkatan efisiensi waktu dalam proses budidaya dan tercapainya persediaan benih padi yang sehat dan bebas serangan hama penyakit.

Kegiatan demplot persemaian padi secara tertutup dilaksanakan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya 01 Desa Sumberwringin Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso, penanggung jawab kegiatan demplot ini adalah seorang penyuluh pertanian wanita yang Tangguh, Elvita Triapriliana.

Di tengah kondisi Pandemi COVID-19 ini tidak menyurutkannya untuk tetap mendampingi petani untuk memberi informasi, mengedukasi petani dengan inovasi-inovasi pertanian. Kegiatan demplot diikuti beberapa petani dengan tetap melaksanakan protokol Kesehatan.

"Dari hasil kegiatan demplot ini ,dapat disimpulkan bahwa proses persemaian bibit padi dengan sistem tertutup hampir sama seperti proses persemaian yang biasa dilakukan oleh petani pada umumnya. Perbedaannya hanya terletak pada penggunaan plastik sebagai alas dan penutup yang berpori.

Kelebihan persemaian tertutup adalah sistem tumbuh bibit dengan seragam, melindungi tanaman padi dari serangan berbagai hama dan penyakit, bibit terhindar dari terpaan hujan, dalam pengambilan/pemindahan bibit lebih mudah dan mengurangi terputusnya akar bibit saat proses pemindahan, karena media tanam pada persemain tertutup menggunakan tanah yang beralaskan plastik,” tutur Elvita.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, “Salah satu program utama Kementan adalah Kostratani dimana BPP menjadi sarana untuk menghubungkan petani, penyuluh dan seluruh insan pertanian dapat terhubung secara digital,” paparnya.

Untuk itu, Dedi mengajak seluruh elemen untuk tetap optimis dan semangat untuk membangun Kostratani.

TAGS : BPP Sumberwringin Transfer Teknologi Persemaian Padi Dedi Nursyamsi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :