Selasa, 29/09/2020 01:45 WIB

Parlemen Jepang Tunjuk Yoshihide Suga sebagai PM Jepang

Sebagai sekutu dari Abe, Suga diharapkan bisa melanjutkan kebijakan pendahulunya

PM Jepang Yoshihide Suga (Asian Gaming)

Tokyo, Jurnas.com - Parlemen Jepang menujuk Yoshihide Suga sebagai perdana menteri yang baru, menyusul pengunduran diri Shinzo Abe. Sebagai sekutu dari Abe, Suga diharapkan bisa melanjutkan kebijakan pendahulunya.

Suga kemudian dengan mudah menang dalam pemungutan suara perdana menteri di Diet, majelis rendah, di mana koalisi yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang konservatif memegang suara mayoritas.

Bersama dengan kabinet barunya, dia kemudian akan dilantik secara seremonial oleh kaisar di Istana Kekaisaran.

Tantangan di depan
Politikus veteran dan anggota kabinet senior, akan memimpin negara di masa sulit. Jepang tercatat memiliki perekonomian terbesar ketiga dunia.

Seperti banyak negara lain, Jepang juga berjuang di tengah pandemi yang telah menyebabkan kemerosotan ekonomi terbesar dalam sejarah, menyusul kemandekan ekonomi selama bertahun-tahun.

Jepang juga menghadapi masyarakat yang sudah tua, dengan hampir sepertiga populasinya berusia 65 tahun ke atas.

Suga telah menjadi Kepala Sekretaris Kabinet selama bertahun-tahun, peran pemerintahan tertinggi setelah perdana menteri.

Dia juga berjanji menjalani segudang agenda pemerintahan sebelumnya, termasuk program reformasi ekonomi yang dijuluki Abenomics.

"Pemilihan Suga menjamin adanya keberlanjutan pada semua inisiatif kebijakan utama yang dikeluarkan Shinzo Abe," kata Yuki Tatsumi, direktur program Stimson Center`s Japan yang berbasis di Washington kepada BBC.

"Apa yang akan menjadi ujian terbesar baginya adalah seberapa baik dia tampil di hadapan publik sebagai pemerintah Jepang," katanya.

"Meskipun kemampuannya sebagai tangan kanan Abe dan Kepala Sekretaris Kabinet telah terbukti, namun kemampuan untuk memimpin negara sebagai pemimpin tertinggi sebagian besar belum teruji, khususnya dalam bidang kebijakan luar negeri.

"Bagaimana Suga dapat bertransisi dari penyokong menjadi aktor utama, akan ditentukan seberapa baik transisi kepemimpinan ini dapat dikelola."

Siapa Yoshihide Suga?
Lahir sebagai anak petani stroberi, politikus veteran ini memiliki latar belakang sederhana, yang membedakan dirinya dari kebanyakan elit politik Jepang.

Pria 71 tahun, memiliki karir yang perlahan dalam politik. Dia pertama kali bekerja sebagai seorang sekretaris untuk anggota parlemen LDP sebelum akhirnya memulai karir politiknya sendiri, dari pemilihan dewan kota menjadi anggota Diet pada 1996.

Pada 2005, dia menjadi seorang menteri kabinet di bawah Junichiro Koizumi dan memperoleh pengaruh lebih pada kabinet Abe.

Sebagai tangan kanan dari Abe, dia mendapatkan reputasi sebagai orang yang efisien dan praktis, dan mendapat dukungan penuh dari Abe untuk kepemimpinannya.

Salah satu penampilan publiknya yang paling mengemuka adalah saat mengumumkan era baru Reiwa. Saat itu adalah transisi dari Kaisar Akihito yang turun tahta kepada putranya Naruhito pada 2019 lalu.

Saat dia menang meraih kursi tertinggi di LDP pada hari Senin kemarin, yang dia butuhkan hanyalah dukungan dari partainya sendiri.

TAGS : Jepang Yoshihide Suga Shinzo Abe




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :